Lembaga Mahasiswa Nasionalis Gelar Aksi Damai, Suarakan Pilkada Damai dan Bebas Politik Uang di Sulsel

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Lembaga Mahasiswa Nasionalis menggelar aksi unjuk rasa di empat titik strategis Kota Makassar pada Selasa (22/10/2024) pukul 15.00 WITA.

Dipimpin oleh Irwansyah, sekitar 20 orang mahasiswa berkumpul di depan Kampus UIN Alauddin, pertigaan AP Pettarani – Jl. Alaudin, depan Kantor Bawaslu Sulsel, dan bawah jembatan flyover Kota Makassar.

Aksi tersebut bertujuan untuk menyerukan pemilihan kepala daerah yang damai dan bebas dari politik uang.

Dalam aksi ini, para demonstran membawa spanduk berukuran 2 x 1 meter yang memuat tuntutan mereka.

Di antaranya adalah mendukung pilkada yang aman, menolak politik uang yang dianggap merusak nilai-nilai demokrasi, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Selatan.

Baca juga:  Melalui Inovasi SuperSUN, PLN Nyalakan Harapan Kemerdekaan di Kecamatan Seko, Sulsel

Mereka juga melakukan orasi secara bergantian serta membagikan selebaran kepada masyarakat yang melintas di lokasi aksi.

Aksi pertama dimulai di depan Kampus UIN Alauddin pada pukul 15.00 WITA, di mana massa melakukan orasi secara bergantian.

Lembaga Mahasiswa Nasionalis Gelar Aksi Damai, Suarakan Pilkada Damai dan Bebas Politik Uang di Sulsel
Keterangan Foto : Pernyataan sikap Lembaga Mahasiswa Nasionalis yang menggelar aksi unjuk rasa di empat titik strategis Kota Makassar pada Selasa (22/10/2024) pukul 15.00 WITA.

Sekitar pukul 15.15 WITA, mereka bergerak ke pertigaan AP Pettarani – Jl. Alaudin untuk melanjutkan orasi. Pada pukul 16.00 WITA, massa berpindah ke depan Kantor Bawaslu Sulsel dan diterima oleh Saiful Jihad, Kordiv Pencegahan dan Parmas Bawaslu Sulsel.

Dalam pertemuan tersebut, Saiful Jihad menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa atas dukungan mereka terhadap pelaksanaan pilkada yang damai.

Ia juga menegaskan bahwa Bawaslu akan mengawasi setiap tahapan pilkada, termasuk pelanggaran netralitas ASN, serta mengajak masyarakat untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran di TPS.

Baca juga:  Kajati Sulsel Pimpin Rapat Koordinasi APIP – APH Penanganan Laporan Penyelenggara Pemda di Sulsel

Aksi tersebut berakhir pada pukul 16.40 WITA di bawah jembatan flyover AP Pettarani dengan suasana yang aman dan tertib.

Meski aksi berlangsung di beberapa titik, situasi di Kota Makassar tetap kondusif selama aksi damai berlangsung.

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru