MAKASSAR – Politisi Partai Nasdem, Rudianto Lallo, akan mengakhiri dedikasinya di DPRD Makassar setelah 10 tahun sebagai legislator, sekaligus meletakan kursi Ketua Pimpinan Dewan yang didudukinya dalam masa jabatan terakhir ini. Ia kini akan beranjak ke level lebih atas lagi, DPR RI.
Rudianto Lalo dengan akronim RL yang lebih populer di kalangan politisi dan wartawan, mengawali karirnya sebagai anggota Dewan di Makassar sejak periode 2014-2019.
Di periode awalnya itu, karir RL menanjak setelah tiga tahun menjadi anggota atau tanpa menduduki jabatan. Hingga pada 2018-2019, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua DPRD.
Kemudian pada periode selanjutnya, ia tak hanya sukses di pemilihan legislatif 2019 tapi langsung menduduki kursi Ketua Pimpinan Dewan, karena prestasinya sebagai peraih suara tertinggi di partai Nasdem.
Selama masa kepemimpinannya, ia mengakui periode 2014-2019 penuh dengan dinamika yang luar biasa, terutama ketika pandemi COVID-19 melanda.
RL menilai, dinamika yang terjadi di DPRD Makassar cukup dinamis dan tidak pernah terjadi konflik keras. Menurutnya, kekompakan tetap terjaga meskipun DPRD terdiri dari berbagai partai politik.
Ia menyebut kunci utama dari harmonisasi tersebut adalah komunikasi yang baik serta kemampuan untuk menanggalkan baju partai saat menjalankan tugas.
“Dalam tubuh DPRD Makassar memang banyak partai, namun kami tetap bersatu dengan mencari jalan keluar yang baik untuk kepentingan bersama,” ujar RL, Sabtu, 7 September 2024.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan konstruktif selalu menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas di lembaga legislatif tersebut.
Di samping itu, RL juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan penyelenggara pemerintahan, khususnya eksekutif Pemerintah Kota Makassar.
Menurutnya, DPRD dan pemerintah harus saling mendukung, karena jika terjadi konflik antara legislatif dan eksekutif, yang paling dirugikan adalah rakyat.
“Selama lima tahun ini, DPRD Makassar selalu berusaha menjaga harmoni dengan pemerintah kota. Kami sadar, bila legislatif ribut dengan eksekutif, yang akan menjadi korban adalah masyarakat,” kata Rudianto.
Menjelang akhir masa jabatannya, Rudianto Lallo menyampaikan harapan besar untuk DPRD Makassar yang baru, yang akan dilantik pada Senin, 9 September 2024 mendatang.
Ia berharap agar para anggota DPRD yang baru tetap menjaga harmonisasi dan saling berkomunikasi dengan baik, meskipun berasal dari partai politik yang berbeda.
“Harapan saya, DPRD Makassar yang baru tetap menjaga komunikasi yang baik dan tetap harmonis, meskipun kita berasal dari partai politik yang berbeda-beda. Kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Kinerja RL dikenal sebagai pemimpin yang mampu mengayomi seluruh anggota DPRD Makassar selama masa jabatannya, dengan membawa suasana yang kondusif dan penuh persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Masa kepemimpinannya selama lima tahun ini akan selalu diingat sebagai periode yang penuh dedikasi untuk menjaga kestabilan politik dan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar. Meski berakhir di DPRD Makassar, dedikasinya sebagai legislator tidak berhenti, malah RL kini berada di level pusat, sebagai anggota DPR RI terpilih 2024-2029.
RL bersama anggota DPR Senayan akan dilantik dan diambil sumpahnya bersama anggota Senator atau Dewan Perwalikan Daerah (DPD) pada 1 Oktober 2024.








































