Akademisi UNM Teliti Dampak Program Lorong Wisata di Makassar

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Seorang akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Haerul, S.Pd, M.Pd., M.Si, telah melakukan penelitian mendalam tentang dampak program Lorong Wisata yang digagas oleh Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga Plt Kadis Ketapang Makassar Menghadiri Rakor Finalisasi Sukses F8

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasinya.

Program Lorong Wisata, yang telah menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar, berupaya mengubah lorong-lorong di kota menjadi destinasi wisata yang menarik dan berdaya saing.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan ekonomi kreatif.

Penelitian yang dilakukan oleh Haerul melibatkan pengumpulan data kualitatif dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan masyarakat setempat, pelaku usaha, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Lorong Wisata telah memberikan dampak positif dalam berbagai aspek, antara lain:

Baca juga:  Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gelar Gerakan Pangan Murah Besok di Kantor Lurah Batua

• Peningkatan pendapatan masyarakat. Banyak warga yang terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif di lorong wisata, seperti berjualan makanan dan minuman, kerajinan tangan, serta jasa lainnya. Hal ini telah meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan.

. Peningkatan kualitas lingkungan, Lorong-lorong yang sebelumnya kumuh dan tidak terawat kini menjadi lebih bersih, indah, dan tertata rapi. Hal ini menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat.

• Peningkatan partisipasi masyarakat: Program Lorong Wisata telah mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan ekonomi di lingkungan mereka. Hal ini meningkatkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap lorong mereka.
Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti:

• Kurangnya pemahaman masyarakat tentang konsep lorong wisata: Beberapa warga masih belum sepenuhnya memahami tujuan dan manfaat dari program ini. Hal ini dapat menghambat partisipasi mereka dalam kegiatan lorong wisata.

Baca juga:  DKP Makassar Respon Cepat Akselerasi RKPD Makassar 2024 dengan Resilient dan Inklusif

• Keterbatasan sumber daya: Program Lorong Wisata membutuhkan dukungan sumber daya yang memadai, baik dari segi dana, infrastruktur, maupun sumber daya manusia. Keterbatasan sumber daya dapat menghambat perkembangan program ini.

• Keberlanjutan program: Penting untuk memastikan keberlanjutan program Lorong Wisata agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Hal ini membutuhkan komitmen dan dukungan dari semua pihak terkait.

Haerul berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program Lorong Wisata di Makassar. Ia juga menyarankan agar pemerintah kota lebih meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang program ini, serta memberikan dukungan sumber daya yang memadai agar program ini dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

 

(*)

 

Berita Terkait

Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Tinjau Lokasi Urban Farming di Untia, Ajak Ibu Rumah Tangga Manfaatkan Lahan Pemerintah
Longwis DKP Makassar di F8 Jadi Sasaran Foto Wisatawan Mancanegara
DKP Makassar Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Adha 2024
Plt Kadis Ketapang Makassar Dampingi Pj Sekda Sambut Tim Verifikasi Kampung KB Berkualitas
DKP Kota Makassar Bersama Warga Benahi Lokasi lomba Kelurahan Terpadu
Dinas Ketahanan Pangan kota Makassar Plt Kadis Ketapang Makassar Bersama KPPU Lakukan Sidak di Pasar Terong
Dinas Ketahanan Pangan kota Makassar DKP Kota Makassar Menghadiri Rakor Persiapan Verifikasi Lapangan Kampung KB
Plt Kepala Dinas Ketapang Makassar Hadiri Rakor Pemantapan Persiapan ICE dan Rakernas XVII APEKSI 2024

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 20:08 WITA

Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Tinjau Lokasi Urban Farming di Untia, Ajak Ibu Rumah Tangga Manfaatkan Lahan Pemerintah

Jumat, 26 Juli 2024 - 17:41 WITA

Akademisi UNM Teliti Dampak Program Lorong Wisata di Makassar

Rabu, 24 Juli 2024 - 08:31 WITA

Longwis DKP Makassar di F8 Jadi Sasaran Foto Wisatawan Mancanegara

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:16 WITA

DKP Makassar Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Adha 2024

Kamis, 30 Mei 2024 - 18:32 WITA

Plt Kadis Ketapang Makassar Dampingi Pj Sekda Sambut Tim Verifikasi Kampung KB Berkualitas

Berita Terbaru