Pegiat Anti Korupsi Djusman AR Dukung Ormas Advokasi Korban Longsor di Luwu Sulsel

Sabtu, 11 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Pegiat Anti Korupsi Djusman AR bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kedai Tujuh Belas, Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jum'at (10/5/2024).

Keterangan Foto : Pegiat Anti Korupsi Djusman AR bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kedai Tujuh Belas, Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jum'at (10/5/2024).

BANGSAKU.CO – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) seperti NGO dan Praktisi Hukum di Makassar, Sulawesi Selatan prihatin terjadinya longsor di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan berkumpul di Kedai Tujuh Belas, Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jum’at (10/5/2024).

Pertemuan sejumlah aktivis ini di prakarsai oleh Andi Nur Aliem, Ketua Markas Daerah, Laskar Merah Putih Indonesia, Sulawesi Selatan dan Muskarnain Yunus, Ketua Markas Daerah Komando Pejuang Merah Putih, Sulawesi Selatan.

Pertemuan tersebut dihadiri Djusman AR, Pegiat Anti Korupsi, Djaya Jumain, Advokat PERADMI, Gajah Mada Harding, Ketua Gerakan Anti Korupsi Indonesia dan Syukur dari Organisasi Lembah Hijau Kabupaten Maros membahas terkait dampak yang ditimbulkan terjadinya longsor di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Baca juga:  Rektor UNM Periode 2024 - 2028 Prof Karta Jayadi Nikmati Coto, Kopi Susu dan Pisang Goreng di Kedai Tujuh Belas

Sejumlah aktivis ini akan membuka posko pengaduan warga korban longsor yang mengalami kerugian akibat longsor yang terjadi beberapa hari lalu.

Ketua LMPI Sulawesi Selatan, Andi Nur Aliem mengatakan akan membentuk tim untuk menindaklanjuti pengaduan korban longsor dengan turun kelokasi untuk mendata korban yang mengalami kerugian dan pastinya kita perjuangkan korban untuk mendapatkan bantuan atau ganti rugi baik dari pemerintah maupun swasta.

Gajah Mada Harding, menegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu harus bertanggung jawab termasuk perusahaan Masmindo Dwi Area yang diduga melakukan Tambang Emas di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Djaya Jumain yang juga Advokat PERADMI ini akan menganalisis pengaduan warga sesuai data dan dokumen yang ada, agar pendampingan yang dilakukan tepat sasaran sesuai kebutuhan warga sebagai korban longsor.

Baca juga:  Plt Jampidum Kejagung RI Leonard EE Simanjuntak Bersua Djusman AR di Kedai Tujuh Belas

Sementara Ketua KPMP Sulsel, Muskarnain Yunus, menambahkan rencananya dalam waktu dekat ini tim yang terbentuk dari berbagai lembaga akan melakukan upaya hukum sesuai aturan yang berlaku baik pidana maupun perdata.

Selain itu, Pegiat Anti Korupsi Djusman AR mendukung gerakan tersebut, demi kemaslahatan ummat.

“Kepada dinda semua silakan lanjut perjuangan mengadvokasi warga terdampak untuk kebaikan. Gerakan ini merupakan gerakan moral, pastinya sikap saya konsisten mendukung kalau itu berguna baik untuk semuanya,” ujarnya.

Diketahui, Djusman AR yang akrab disapa Bang Djus, merupakan Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi dan Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar.

 

(*)

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru