Temukan Kejanggalan, Pakar Telematika Roy Suryo Sebut Sirekap Tak Layak Dipakai

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegratim icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar telematika, Roy Suryo.

Pakar telematika, Roy Suryo.

BANGSAKU.CO  – Pakar telematika, Roy Suryo mengatakan, Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), alat bantu penghitungan Pemilu tak layak dipakai.

Roy menyebut, Sirekap merupakan sistem yang berulang kali mengalami perubahan ketika beroperasi.

“Ibaratnya pertandingan sudah bermain, softwarenya diperbaiki,” kata Roy dalam jumpa pers di Pelataran Menteng, Jakarta, Rabu (28/2/2024).

ADVERTISEMENT

HOTELPREMIER

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menuturkan, dirinya mencatat setidaknya ada 10 kali perubahan dalam Sirekap ketika digunakan.

“Sehingga membuat orang yang tadinya mendownload Sirekap ini pada awal Januari, yang didownload oleh KPPS itu tidak sama, jadi kesalahannya bisa masif,” ujar Roy.

Mantan politikus Partai Demokrat ini menganggap Sirekap tak layak digunakan untuk menghitung rekapitulasi suara.

Baca juga:  Tim Anies Happy! KPU Dianggap Gagal Buktikan Sirekap Bersih

Kabinda Sebut Hampir Tidak Ada Daerah Rawan pada Pemilu 2024 di Kalbar

“Artinya apa, sistem ini tidak layak untuk kemudian digunakan sebagai sistem yang dipertaruhkan untuk kemajuan bangsa ini,” ucap Roy.

Selain itu, kata Roy, pada 14 Februari 2024 Sirekap diklaim mendapatkan serangan oleh hacker.

“Sebenarnya bukan dihack tapi memang dimatikan. Kenapa dimatikan? Karena untuk memasukan skrip, untuk memasukan program colongan,” ungkapnya.

Menurutnya, pada hari yang sama sekira pukul 19.00 WIB, sudah muncul persentase perolehan suara pasangan calon (paslon) Pilpres 2024 di Sirekap.

Di mana, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar mendapatkan perolehan suara 24 persen.

Kemudian, pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming 58 persen dan nomor urut 3, Ganjar Pranowo – Mahfud MD sebanyak 17 persen.

Baca juga:  Soal Wacana Kenaikan Tarif PPN 12 Persen, Airlangga: Tergantung Kebijakan Pemerintah Selanjutnya

“Padahal itu hari pertama jam 7 malam, belum ada data TPS yang masuk, ada buktinya,” tutur Roy.

Roy menambahkan, dirinya memiliki semua bukti kejanggalan tersebut dan siap mempertanggungjawabkannya.

Sumber: Tribunnews

Berita Terkait

Prediksi PPP Lolos Senayan Lewat Sengketa Hasil Pileg Menguat di MK
Presiden Jokowi dan Mentan Amran Sarapan dan Bersepeda Bareng di Lombok
Duh! Indonesia Peringkat 1 Terbanyak Pemain Judi Online Dunia
Rumah Joglo Anies Baswedan di Jakarta Harganya Miliaran, Dipakai Warga Numpang Parkir Mobil
Berikut Cara Beli Tiket Konser Sheila On 7 di 5 Kota, Klik Link www.tungguakudi.com
5 Lokasi Konser Sheila On 7, Makassar 10 Agustus 2024, Catat Harga Tiketnya
Ridwan Kamil dan Istrinya Minta Anak Gadisnya Zara Tutup Sosmed usai Unggah Foto tanpa Hijab, Kini Dihujat Netizen
Kirim Amicus Curiae ke MK, Ketum PDIP Megawati : Habis Gelap Terbitlah Terang

Berita Terkait

Sabtu, 4 Mei 2024

Peringati Hari Bumi, Camat Biringkanaya dan Kasatpol PP Makassar Hadiri Penanaman Pohon di Tanah Kodam Laikang

Senin, 22 April 2024

Ketua TP PKK Makassar Indira Buka Halal Bihalal Kecamatan Biringkanaya

Rabu, 17 April 2024

Camat Biringkanaya Pimpin Rapat Koordinasi usai Lebaran

Jumat, 5 April 2024

Sekcam Biringkanaya Hadiri Bukber di Kelurahan Sudiang

Selasa, 2 April 2024

Warga Sudiang Raya, Camat Biringkanaya Juliaman Lepas Jenazah PPPK yang Meninggal Dunia Sebelum Dilantik

Minggu, 31 Maret 2024

Safari Ramadhan Camat Biringkanaya di Masjid Babul Khair Kelurahan Katimbang

Selasa, 19 Maret 2024

Camat Juliaman Hadiri Pelepasan Wakapolsek Biringkanaya AKP Emma Ratna

Minggu, 17 Maret 2024

Gelar Safari Ramadan, Camat Biringkanaya Juliaman Sampaikan Instruksi Walikota Makassar

Berita Terbaru