Partai Buruh Desak PT Pertamina Normalkan Gas LPG 3 Kg

Jumat, 6 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Bebebrapa bulan terakhir ini, peredaran dan keberadaan tabung gas LPG 3 kg cukup langkah bahkan bisa dikatakan menghilang dari pasaran.

Terkait fenomena ini, Ketua Partai Buruh Exco Sulawesi Selatan, Akhmad Rianto angkat bicara.

Indonesia adalah negara terbesar penghasil gas di dunia dan menempati urutan ke 13 di dunia (sumber).

LPG, adalah gas bumi yang dicairkan dengan komponen utama propana dan butana yang sangat ramah lingkungan dibandingkan dengan kompor minyak tanah dan kompor listrik sehingga sebagian besar masyarakat indonesia menggunakan gas untuk memasak.

Penggunaan Gas LPG untuk rumah tangga yang dipergunakan oleh sebagian besar rumah tangga beberapa bulan ini mengalami kelangkaan dan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga:  Mencoblos di Makassar, Kajati Sulsel : Memilih Sesuai Hati Nurani

Toko-toko, warung-warung bahkan pangkalan gas yang menjual gas elpiji 3 kg kehabisan dan mengakibatkan antrian di setiap depo-depo dan pangkalan gas khususnya di kota makassar.

Kesulitan warga makassar untuk mendapatkan gas 3 kg sangat dirasakan warga, dan kalaupun ada mereka dapatkan itu diatas harga eceran tertinggi antara 30.000-40.000.

Padahal berdasarkan Peraturan Presiden no 104 tahun 2007 tentang penyediaan, pendistribusian, dan penetapan harga LPJ gas tabung 3 Kg dan peraturan menteri ESDM nomor 28 tahun 2008 tentang harga jual eceran LPG 3 Kg harganya dikisaran 4250/kg atau 12.750/tabung.

Kondisi rakyat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas 3 Kg di haruslah segera diatasi dan diselesaikan.

“Untuk itu kami Partai Buruh Exco Sulawesi Selatan menghimbau kepada Pertamina dan seluruh stage holder di bawahnya untuk segera menormalkan pengadaan, pendistribusian serta mengembalikan harga normal gas Elpiji 3 Kg di masyarakat,” ucap Rinto, sapaan, Ketua Partai Buruh exco Sulsel.

Baca juga:  KPU Sulsel Tetapkan Sudirman-Fatmawati Pemenang Pilgub 2024

Dampak kelengkaan ini sangat berimbas kepada kelas buruh, pekerja, petani, kaum miskin kota, ibu-ibu rumah tangga, pekerja rumah tangga, pedagang kecil, nelayan, umkm dan seluruh kelompok masyarakat menengah kebawah merasakan langsung akibat kelangkaan gas elpiji 3 kg ini.

Demikianlah pers release ini semoga Allah Swt memudahkan dan memberikan keberkahan atas segala perjuangan yang dilakukan untuk rakyat. (*)

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru