Bappeda Makassar Rilis Sebaran Angka Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 2 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya mengatasi kemiskinan ekstrem di 15 kecamatan. Jumlahnya mencapai 15.649 Kepala Keluarga (KK). Kecamatan Tallo paling tertinggi, sementara terendah di Ujung Pandang.

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar merilis jumlah kemiskinan ekstrem di 15 kecamatan ini. Data tersebut berasal dari Kemenko PMK.

Kabid Sosial Budaya dan Pemerintahan Umum Bappeda Makassar, Noptiadi mengatakan, garis kemiskinan ekstrem ini dapat dikategorikan lewat pendapatan harian yang hanya mencapai Rp11 ribu perhari atau kurang.

Pemerintah setidaknya telah merinci jumlah kemiskinan di tiap kecamatan. Data-data ini akan menjadi acuan utama dalam pemberian bantuan sosial hingga kebijakan-kebijakan lainnya.

Baca juga:  Bappeda Kota Makassar Raih Juara 2 Kategori Booth Terbaik pada Pameran Jakarta Kreatif EXPO 2023

“Ini akan menjadi sumber data bagi teman-teman di kelurahan untuk melakukan verifikasi,” imbuhnya, Sabtu (2/9/2023).

Dia melanjutkan, wilayah paling tinggi tingkat kemiskinan ekstremnya berada di Kecamatan Tallo yang berjumlah 2.907 KK disusul Tamalate 2.348 KK, Panakkukang 1.916 KK, dan Makassar 1.842 KK (lengkap grafis).

Noptiadi melanjutkan, pihaknya menargetkan pengentasan kemiskinan ini bisa dihapuskan hingga tahun 2024.

Dalam dua tahun ke depan, pemerintah akan bekerja keras untuk mengentaskan masalah tersebut. Seluruh sumber daya pemerintah kota akan dioptimalkan untuk mengakomodasi mereka dibelbagai kegiatan.

Harapannya angka pendapatan mereka bisa lebih meningkat. Target sementara menurut dia, diharapkan bisa meningkat hingga Rp28 ribu hingga Rp30 ribu perharinya.

Baca juga:  Dibuka SYL, Regu Putra dan Putri Kwarcab Makassar Pimpin Klasemen Dihari Kedua LT IV

“Penghapusan kemiskinan ekstrem dilakukan bersama-sama lintas SKPD baik itu NGO, dunia usaha, dan lainnya. Terutama bagaimana dengan program-program peningkatan kapasitas, peningkatan intervensi berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan masyarakat,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengatakan, pengentasan masalah kemiskinan kota ini merupakan PR besar pemerintah. Dia juga meminta seluruh pihak di kecamatan aktif bergerak mendata masyarakatnya yang masuk kategori miskin ekstrem agar data senantiasa akurat.

“Harus kita setor datanya dan kita mulai memperbaiki langkah selanjutnya. Jangan sampai ada yang sudah mampu, tapi masih menerima bantuan,” ujar Fatma.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Jalin MoU dengan Polda Sulteng
Bappeda Makassar Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda, Ajak Pemuda Kenang Persatuan dan Cinta Tanah Air
Bappeda Makassar Ikuti Program Australia Awards Fellowships di Melbourne
Bappeda Makassar Gelar Rakor II Susun Rancangan Dokumen Analisis Kesejahteraan Rakyat
Bappeda Makassar Gelar Pertemuan Jelang Hari Ulang Tahun Kota Makassar
Bappeda Makassar Gelar Rapat Pendataan Anak Tidak Sekolah
Bappeda Makassar Akan Laporkan SKPD Minim Realisasi Anggaran ke Wali Kota
Bappeda Kota Makassar Gelar Rapat Koordinasi Tentang Program Infrastruktur Tahun 2024

Berita Terkait

Sabtu, 18 Januari 2025 - 15:20 WITA

Pertamina Patra Niaga Jalin MoU dengan Polda Sulteng

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 13:15 WITA

Bappeda Makassar Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda, Ajak Pemuda Kenang Persatuan dan Cinta Tanah Air

Jumat, 27 Oktober 2023 - 15:10 WITA

Bappeda Makassar Ikuti Program Australia Awards Fellowships di Melbourne

Jumat, 27 Oktober 2023 - 14:58 WITA

Bappeda Makassar Gelar Rakor II Susun Rancangan Dokumen Analisis Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 26 Oktober 2023 - 13:29 WITA

Bappeda Makassar Gelar Pertemuan Jelang Hari Ulang Tahun Kota Makassar

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA