Warga Bone Rela Menunggu Danny Pomanto hingga Larut Malam

Senin, 27 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Meski harus menunggu hingga larut malam ratusan warga Kecamatan Lappariaja (Lapri) Kabupaten Bone tetap setia kedatangan Moh Ramdhan” Danny” Pomanto didampingi Camat Manggala, Andi Ansar untuk bersilaturahmi dan mengenalkan diri. Selain warga juga hadir beberapa kepala desa, kepala dusun, serta tokoh masyarakat Lapri.

Kepala Desa Sengeng Palie, Mardatil Latief mengungkapkan, sosok Danny Pomanto dikenal sebagai pemimpin inovatif yang menahkodai kota Makassar. Olehnya, mewakili warga, ia menyampaikan rasa terimah kasih yang mendalam atas kehadiran Danny Pomanto.

“Alhamdulilah suatu kebanggan bagi kami dan kami pun berterimah kasih atas kehadiran Wali kota Makassar Bapak Danny Pomanto ditempat kami ini.”ungkap Kepala Desa ini.Minggu malam,(27/2/23).

Dia menjelaskan bahwa Provinsi Sulawesi Selatan punya ibu kota Makassar yang juga menjadi barometer bagi Indonesia Timur. “Tadi saya menyampaikan Sulsel itu ibu kotanya Makassar, sekali lagi Alhamdulilah karena banyak yang tahu kalau Kota Makassar dipimpin oleh Pak Danny Pomanto, tapi belum pernah melihat langsung wajah beliau (Danny Pomanto) dan Alhamdulilah sudah hadir ditengah-tengah kita, “lanjutnya.

Dia juga menyampaikan keresahan warga terkait kondisi jalan banyak yang rusak di daerah Lapri Bone. Olehnya, ia menitip pesan bahwa kedepan masyarakat berharap agar pemimpin sulsel nantinya bisa memperhatikan apa keluhan masyarakat seperti perbaikan jalan dan infrastryktur lainnya.

Baca juga:  Warga Barru Tolak Rencana Pabrik Semen Conch

“Inya Allah kami berharap kedepan siapa pun pemimpin sulsel nantinya bisa memperhatikan jalan yang rusak di daerah kami.”harapnya.

Sementara itu, Danny Pomanto menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang sudah lama menunggu kedatangannya.Bahkan ratusan warga yang didominasi oleh ibu-ibu ini rela menunggu hingga pukul 11’00 wita (malam) demi bertemu dengan pemimpin inovator tersebut.

“Pertama-tama saya ucapkan mohon maaf atas keterlambatan saya, yah ini mungkin agenda ke 11 dalam sehari di bone ,ini karena di bone banyak teman saya.Alhamdulilah saya juga ucapkan terimah kasih yang mendalam atas kehadiranta semua, sampai menunggu hingga larut malam.” ucap Danny Pomanto.

Pada kegiatan silaturahmi dengan warga Lapri tersebut, Danny juga sedikit bercerita tetang bagaimana perjalanan kariernya hingga menjadi Walikota Makassar selama dua periode

“Saya ini orang biasa, dulu orang tua saya berharap saya ini jadi dosen dan konsultan kota,Alhamdulilah itu tercapai.Setelah itu kami diberi amanah sebagai wali kota Makassar hingga sekarang ini.” jelasnya.

Baca juga:  Hercules akan Hadiri Halalbihalal Ponpes As’diyah Sengkang

Danny mengungkapkan bahwa dirinya terpilih sebagai pemimpin di Kota Makassar karena warga di Makassar orang yang cerdas.

“Saya bukan politisi tapi perjalanan politik yang cukup dramatis, dimana saya bisa dua periode dengan menghadapi empat kali pilkada, Syukur Alhamdulilah meski selalu dicegat saat maju dipilkada tapi ada kecintaan mendalam warga kota terhadap kami jadi Alhamdulilah diberi amanah sebagai pemimpin dua periode.”ungkap Danny yang disertai tepuk tangan warga yang hadir.

Selain itu,kata dia hingga saat ini sudah banyak balihonya yang tersebar di beberapa wilayah di Sulsel, dan itu merupakan inisiasi oleh loyalis, tim, serta tokoh masyarakat yang ingin jika Danny Pomanto maju di Pilgub Sulsel 2024.

“Sekarang sudah banyami baliho saya tersebar di beberapa wilayah di sulsel, dan saya tanya sempat tanya ke beberapa loyalis kata mereka itu inisiasi sendiri. Alhamdulilah memang saya selalu ajak kepada loyalis dan warga yang mencitai kami bahwa jangan sekadar hanya pilih saya untuk menang, tetapi pilihki masa depanta untuk lima tahun kedepan agar sama-sama kita membangun yang lebih baik untuk semua.” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru