Fakultas Kehutanan Unhas Lakukan Penanaman 220 Bibit Pohon di Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Anabanua Kabupaten Wajo

Kamis, 1 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGSAKU.CO – Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan kegiatan penanaman 220 bibit pohon di Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Anabanua, SMP-SMA Tahfidz Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Anabanua, Kabupaten Wajo. Kegiatan ini merupakan program humaniversity Fakultas Kehutanan Unhas, berlangsung mulai pukul 10.00 Wita, di Kab. Wajo, Rabu (30/11/2022).

Jenis bibit pohon yang ditanam adalah manggis, rambutan, durian, mangga dan alpukat.

Penanaman bibit pohon secara simbolis dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset dan Inovasi Fakultas Kehutanan Unhas (Dr. Ir. Astuti, S.Hut., M.Si., IPU.), Kepala Sekolah SMAS Tahfidz Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Anabanua (Muh. Ilyas, S.Pd., Gr.) dan Kepala UPT KPH Awota Kab. Wajo (Sukri, S.P. M.Si.)

Beberapa mahasiswa Fakultas Kehutanan Unhas dan siswa Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Anabanua, SMP-SMA Tahfizh Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Anabanua turut melakukan penanaman.

Baca juga:  Kajati Sulsel Bawakan Materi Generasi Anti Korupsi pada PMB Unhas 2023

Usai penanaman, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi budidaya ulat sutera oleh UPT KPH Awota dan pengenalan pupuk organik oleh Fakultas Kehutanan Unhas.

Materi sosialisasi budidaya ulat sutera dibawakan langsung oleh Minarni, S.Hut. (Staf UPT KPH Awota). Dalam materinya disampaikan bahwa tahap awal yang dilakukan dalam budidaya ulat sutera adalah penanaman murbei, karena murbei merupakan satu-satunya makanan (pakan) ulat sutera

“Budidaya ulat sutera merupakan salah satu usaha yang berpotensi menghasilkan keuntungan yang cukup besar, saya berharap siswa dan siswa Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Anabanua, SMP-SMA Tahfizh Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Anabanua bisa menjadi seorang wirausahawan ulat sutera,” jelas Minarni.

Dr. Ir. Astuti, S.Hut., M.Si., IPU. membawakan materi terkait pengenalan pupuk organik, dalam materinya disampaikan bahwa pupuk organik merupakan pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan dan manusia.

Baca juga:  Salman Alfariz Dorong Pembangunan Tepat Sasaran Lewat Pengawasan APBD Sulsel di Empat Kelurahan

“Pupuk organik sangat bagus untuk kesuburan tanah karena mengandung unsur hara, di mana unsur hara merupakan salah satu unsur kimia yang dibutuhkan tanaman dalam memenuhi keperluan fisiologisnya,” jelas Dr. Astuti.

Beberapa manfaat pupuk organik yakni : (1) Meningkatkan kesuburan tanah, (2) memperbaiki kondisi kimia fisik dan biologi tanah, (3) Aman bagi manusia dan lingkungan, (4) Meningkatkan produksi tanaman, (5) Mengendalikan penyakit-penyakit tertentu.

Usai pemaparan materi sosialisasi, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.

Kegiatan berlangsung lancar sampai pukul 12.00 Wita.

Berita Terkait

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar
Tak Hanya di Pusat, Djusman AR Desak Kejaksaan Telusuri Dugaan Korupsi MBG hingga Sulsel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:19 WITA

Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan

Berita Terbaru