Home / PLN

Gunakan Listrik PLN, Petani Bawang Merah di Enrekang Sulsel Hemat Biaya Operasional hingga 75 Persen

Kamis, 27 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, BANGSAKU.CO – PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) terus mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan petani Indonesia. Salah satu petani yang memanfaatkan program Electrifying Agriculture ini adalah kebun bawang merah milik Hasbi dari Desa Saruran, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mampu menghemat biaya operasional sampai 75 persen.

Dengan menggunakan listrik, Hasbi mengaku lebih praktis untuk kebutuhan pengairan dan pencahayaan kebun bawang merahnya saat malam hari.

“Hadirnya listrik sangat mempermudah kami dalam pengoperasian mesin pompa air, hanya tinggal menekan tombol saja. Yang terpenting kami tidak perlu repot-repot lagi mengantre untuk membeli bahan bakar,” ujar Hasbi.

Hasbi mengatakan, sebelum ada listrik ia menghabiskan biaya operasional sebesar Rp5,2 juta per panen. Kini melalui program Electrifying Agriculture dengan daya listrik terpasang sebesar 10.600 Volt Ampere (VA), kebunnya hanya membutuhkan biaya Rp1,3 juta per panen. Dengan kata lain apabila dalam satu tahun Hasbi memanen kebun bawangnya sebanyak enam kali, maka secara kumulatif ia menghemat sebesar Rp23,4 juta per tahun.

Baca juga:  Bersama Pemprov Sulawesi Selatan, Pegawai PLN UID Sulselrabar Donorkan Darah untuk Kemanusiaan

Hasbi menambahkan, listrik tidak hanya berdampak positif bagi penghematan operasional tetapi juga berpengaruh kepada peningkatan kapasitas produksi.

 

“Sebelum menggunakan listrik produksi kami hanya 45 ton bawang merah per tahun, hadirnya listrik ternyata juga meningkatkan kapasitas produksi menjadi 48 ton per tahun,” ungkap Hasbi.

Dirinya juga mengapresiasi layanan PLN yang responsif, mengingat kebun bawangnya terletak di daerah pegunungan dan jauh dari pemukiman penduduk. Hasbi menambahkan, dengan meningkatknya kapasitas produksi penghasilannya pun juga meningkat menjadi Rp69 juta per tahun.

“Respon PLN sangat baik dan cepat, mengingat lokasi kebun bawang kami berada di pegununganan ,”kata Hasbi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, khusus di daerah Kabupaten Enrekang PLN sudah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Daerah dalam hal pemanfaatan listrik untuk budidaya bawang merah. Ia menjelaskan PLN berkomitmen untuk mendorong pendapatan dan produktivitas petani melalui program Electrifying Agriculture. Salah satunya dengan terus meningkatkan jumlah petani dan peternak yang merasakan manfaat program Electrifying Agriculture.

Baca juga:  PLN UID Sulselrabar Tingkatkan Layanan melalui Pemutakhiran Data Pelanggan

“Selain mendukung electrifying agriculture, hal ini juga merupakan langkah PLN untuk memenuhi listrik di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Mengingat Desa Saruran, Kabupaten Enrekang yang berada di daerah pegunungan dan jauh dari pemukiman penduduk yang saat ini sudah dapat menikmati pelayanan dari PLN,” pungkas Andy.

Andy mencatat khusus di Kabupaten Enrekang terdapat 75 petani bawang merah dengan peruntukan pompanisasi telah menjadi pelanggan PLN. Adapun total daya terpasang untuk pelanggan tersebut sebesar 795 kiloVolt Ampere (kVA). Selain itu, per Maret 2023 di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar secara total sudah ada 3.333 pelanggan Electrifying Agriculture dengan total daya 186.923 kiloVolt Ampere (kVA).

 

Berita Terkait

Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Listrik di Sumatra
KSB Kelurahan Katimbang Bersama PLN UIP Sulawesi Gelar Pelatihan Penyusunan SOP Tanggap Darurat Desa Siaga Bencana
PLN Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Zero Harm dan Zero Loss
Dukung Pengembangan Wisata, PLN Peduli Hadir melalui Program Desa Berdaya di Desa Sani-sani, Sulawesi Tenggara
Tanggap Darurat Bencana: PLN Bentuk Tim Reaksi Cepat yang Siap Hadapi Situasi Darurat
PLN Beri Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen, Gebyar Awal Tahun Diminat
Penggunaan SPKLU di Sulselrabar Catatkan Kenaikan Tiga Kali Lipat di Tahun 2025
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:45 WITA

Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Listrik di Sumatra

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WITA

KSB Kelurahan Katimbang Bersama PLN UIP Sulawesi Gelar Pelatihan Penyusunan SOP Tanggap Darurat Desa Siaga Bencana

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:54 WITA

PLN Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Zero Harm dan Zero Loss

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:07 WITA

Dukung Pengembangan Wisata, PLN Peduli Hadir melalui Program Desa Berdaya di Desa Sani-sani, Sulawesi Tenggara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:45 WITA

Tanggap Darurat Bencana: PLN Bentuk Tim Reaksi Cepat yang Siap Hadapi Situasi Darurat

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA