MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Pattimura, Generasi Muda Gunung Nona Ambon Kamp menggelar malam hiburan penuh keakraban bersama warga di kawasan Gunung Nona dan sekitarnya, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dengan konsep duduk bersama sambil memainkan permainan tradisional “KING” yang melibatkan seluruh kalangan usia. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika anak muda hingga warga lanjut usia ikut berpartisipasi dalam permainan tersebut.
Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang, berupa paket sembako dan sirup DHT yang menambah antusiasme warga.
Salah satu tokoh masyarakat, Warni Saharuddin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menjaga rasa persaudaraan antarwarga Gunung Nona Ambon Kamp.
“Ini salah satu bentuk silaturahmi persaudaraan kami di Gunung Nona. Yang membuat kami bahagia, warga yang sudah lanjut usia juga ikut bermain KING bersama anak-anak muda. Bahkan ada yang datang dari luar daerah seperti Palu, Bali hingga Jakarta untuk ikut meramaikan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, hadiah yang disiapkan memang sederhana, namun memiliki makna kebersamaan yang besar karena berasal dari dukungan dan partisipasi berbagai pihak, termasuk sumbangan dari Ibu Aliyah Mustika Ilham.
Sementara itu, Ketua Panitia, Oci Moka, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kekompakan warga menjadi kunci utama terselenggaranya acara dengan penuh kekeluargaan.
“Kami berterima kasih kepada ibu camat yang telah memfasilitasi tenda dan kursi, juga kepada Gereja Bethania serta Pincam Golkar Kecamatan Ujung Pandang yang telah mendukung kegiatan ini. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang bekerja bahu-membahu dengan semangat ‘Satu Gandong Basodara’,” ungkapnya.
Permainan KING sendiri dikenal sebagai permainan rakyat yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu melatih daya pikir, ketangkasan, kecermatan, serta daya ingat para pemainnya. Karena itu, permainan ini dinilai tetap relevan sebagai sarana memperkuat interaksi sosial dan kekompakan masyarakat.
Melalui momentum peringatan Hari Pattimura tersebut, masyarakat Gunung Nona Ambon Kamp berharap nilai persaudaraan, gotong royong, dan semangat kebersamaan terus terjaga di tengah kehidupan sosial masyarakat.








































