Makassar Raih Kategori Salah Satu Kota Toleran, Guru Besar UIN Apresiasi Walikota Munafri

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Capaian Kota Makassar yang masuk 10 besar kota berpenduduk di atas satu juta jiwa dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang dirilis setara institut baru-baru ini mendapat beragam apresiasi dari tokoh akademisi dan keagamaan.

Guru Besar UIN Alauddin Makassar yang juga pengurus MUI Sulawesi Selatan sekaligus Sekretaris Jenderal DPP IMMIM, Prof. Suhufi Abdullah, menilai capaian tersebut sebagai bukti nyata bahwa nilai toleransi di Makassar tidak hanya menjadi slogan, tetapi telah menjadi praktik sosial yang tumbuh.

Ia menyebut peningkatan peringkat Makassar yang signifikan dari tahun sebelumnya menunjukkan adanya konsistensi kebijakan dan kesadaran kolektif masyarakat.

Dalam salah satu pernyataannya, Prof. Suhufi juga menegaskan apresiasinya kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terkait sikap toleran masyarakat Kota Makassar:

Baca juga:  Wali Kota Danny Pomanto Memaparkan Proyek Prestisius Pemkot Makassar ke Menteri Singapura Masagos Zulkifli

“Saya sangat mengapresiasi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, atas komitmen dan Kosistensinya dalam menjaga dan memperkuat sikap toleransi antar warga Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa kota ini telah berada pada tataran kota besar dan kota modern yang matang dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,” Senin (4/5/2026).

Menurut Prof. Suhufi, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pemerintah kota dalam hal ini Walikota Munafri Konsisten dalam menjaga keberagaman. Selain itu Pemerintah Kota Makassar Pro Aktif membangun ekosistem kebijakan yang inklusif serta dukungan dari lembaga keagamaan dan forum kerukunan umat beragama.

“Ketika kebijakan publik berpihak pada penguatan ruang dialog dan penghormatan terhadap keberagaman, maka masyarakat akan ikut menginternalisasi nilai toleransi itu dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Baca juga:  Danny Pomanto Ajak Konsulat Jenderal Filipina Tampil di Festival F8

Ia juga menekankan pentingnya menjaga capaian ini agar tidak berhenti pada pengakuan indeks semata, melainkan terus diperkuat melalui pendidikan nilai dan keteladanan sosial.

“Yang paling penting bukan hanya naik peringkat, tetapi bagaimana nilai toleransi itu benar-benar hidup dalam perilaku sosial masyarakat dari hari ke hari,” katanya.

Menutup pandangannya, Prof. Suhufi Abdullah menegaskan pesan reflektif terkait masa depan kerukunan di Kota Makassar.

“Makassar akan tetap menjadi kota toleran jika semua pihak menjaga niat baik, merawat dialog, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan,” pungkasnya.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas
Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah
Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi
Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak
Wali Kota Munafri Apresiasi Inovasi Urban Farming di Tammua, Terintegrasi dengan Sentra Tukar Sampah
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT
Ubah Limbah Jadi Rupiah, TP PKK Makassar Latih Kader Produksi Eco Enzyme dan Lilin Minyak Jelantah

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:15 WITA

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:11 WITA

Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:27 WITA

Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi

Senin, 22 Juni 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:56 WITA

Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak

Berita Terbaru