Makassar–Jepang Perkuat Kolaborasi, Fokus Sampah hingga Pertukaran Pelajar

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat kerja sama internasional dalam mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.

Hal ini ditandai dengan kunjungan Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, yang diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (28/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, membahas penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar, dengan sejumlah kota di Jepang, khususnya dalam penanganan persampahan, pengendalian banjir, serta pengembangan program pertukaran pelajar.

Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi mengatakan, bahwa peluang kelanjutan kerjasama antara Kota Makassar dengan kota-kota di Jepang terus dilakukan.

“Salah satu yang kembali kita perkuat adalah kolaborasi Jepang melalui program Makassar dan Kawasaki Project,” jelasnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas jejaring global, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di kawasan Indonesia Timur.

Baca juga:  TP PKK Kabupaten Jeneponto Studi Tiru Pelajari Pilot Project Posyandu Era Baru TP PKK Kota Makassar

Lebih lanjut, Ohashi menyebutkan bahwa terdapat beberapa isu strategis yang menjadi perhatian bersama, antara lain pengelolaan sampah, potensi banjir, serta kemacetan lalu lintas di wilayah perkotaan.

Kerja sama tersebut sebelumnya telah berjalan di sektor penyediaan air minum, dan pada tahun ini kembali mendapatkan persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup Jepang sebagai proyek kolaborasi lanjutan antar kedua kota.

“Kolaborasi antara Makassar dan Kawasaki kita lanjutkan, juga dalam bidang lingkungan,” katanya.

“Ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan kota yang lebih berkelanjutan,” lanjutnya.

Menurutnya, pemerintah Jepang memiliki pengalaman dan teknologi yang dapat dikolaborasikan dengan Kota Makassar untuk menjawab tantangan tersebut.

“Kami melihat ada peluang besar untuk kerja sama, terutama dalam penanganan persampahan, pengendalian banjir, dan transportasi. Kota-kota di Jepang siap berkolaborasi dengan Makassar,” tambahnya.

Tidak hanya itu, kerja sama juga diarahkan pada penguatan hubungan antar generasi muda melalui program pertukaran pelajar antara Indonesia dan Jepang.

Baca juga:  Dorong Prestasi di PON, Pemkot Makassar Minta KONI Fokus Pembinaan Atlet

Ohashi menilai, program tersebut penting sebagai upaya membangun pemahaman, pertukaran pengetahuan, serta mempererat hubungan kedua negara di masa depan.

“Kami sangat gembira dengan rencana pertukaran pelajar ini. Generasi muda Indonesia dan Jepang perlu saling bertukar wawasan dan memperkuat hubungan sebagai mitra,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan, serta menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah dan kota-kota di Jepang diharapkan mampu memperkuat kapasitas Kota Makassar dalam menghadapi tantangan perkotaan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik bagi masyarakat.

“Kami sangat terbuka terhadap kerja sama yang memberikan dampak positif, baik dalam penanganan lingkungan, infrastruktur, maupun pengembangan SDM lewat pertukaran pelajar,” jelas Munafri.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas
Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah
Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi
Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak
Wali Kota Munafri Apresiasi Inovasi Urban Farming di Tammua, Terintegrasi dengan Sentra Tukar Sampah
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT
Ubah Limbah Jadi Rupiah, TP PKK Makassar Latih Kader Produksi Eco Enzyme dan Lilin Minyak Jelantah

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:15 WITA

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:11 WITA

Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:27 WITA

Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi

Senin, 22 Juni 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:56 WITA

Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak

Berita Terbaru