MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Car Free Day (CFD) Boulevard di Kecamatan Panakkukang, Makassar, bukan hanya sekadar ruang olahraga dan rekreasi, tetapi juga telah menjelma menjadi pusat ekonomi kerakyatan baru.
Setiap Minggu pagi, ribuan warga tumpah ruah memenuhi jalan yang biasanya padat kendaraan.
Di sisi kiri jalan, ratusan pedagang kaki lima (PK5) dan pelaku UMKM menjajakan beragam kuliner, minuman segar, hingga kerajinan tangan khas Makassar.
Senyum ramah mereka menyapa pengunjung, menciptakan suasana akrab dan penuh semangat.
“Kalau kita lihat, potensi di sini besar sekali. Banyak hotel, apartemen, dan pusat bisnis. Pedagang justru bisa dapat peluang lebih bagus,” kata Camat Panakkukang, Muhammad Ari Fadli.
Saat ini, jumlah pedagang di CFD Boulevard mencapai sekitar 790 orang, ditambah sekitar 80 PK5 dari Losari yang akan direlokasi.
Pemerintah Kota Makassar pun memastikan penataan tetap tertib, sehingga aktivitas warga tidak terganggu.
Beberapa pedagang bahkan mengaku bisa meraup pendapatan mulai Rp500 ribu hingga jutaan rupiah hanya dalam satu hari CFD.
Fakta ini membuktikan bahwa program CFD Boulevard tak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat secara nyata.








































