TP PKK Makassar Gelar Sosialisasi Rumah Gizi untuk Kepala Puskesmas dan Petugas Gizi se-Kota Makassar

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar menggelar Sosialisasi Rumah Gizi untuk kepala puskesmas dan petugas gizi puskesmas se-Kota Makassar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (24/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pokja IV TP PKK Kota Makassar, yang menghadirkan dua narasumber spesial, yakni Dr. dr. Tan Shot Yen, dokter ahli gizi masyarakat, serta Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr. Rudy Lautan.

Dalam arahan Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengungkapkan kegiatan ini menjadi momen penting untuk saling belajar dan memperbarui wawasan seputar gizi dan kesehatan.

“Hari ini kita mendapat banyak ilmu baru dari dr. Tan. Meskipun Bapak dan Ibu kepala puskesmas sudah memahami soal kesehatan, pertemuan ini memberi penyegaran dan memperkaya pengetahuan, terutama soal stunting,” katanya.

Menurutnya, stunting bukan hanya soal kekurangan gizi, tetapi juga minimnya edukasi. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat menjadi kunci untuk mencegah stunting sejak dini.

Untuk itu, melinda menekankan bahwa penanganan stunting dan permasalahan kesehatan masyarakat harus melibatkan banyak pihak.

“Kita punya ribuan posyandu dan kader di Makassar, mereka adalah ujung tombak di lapangan. Tantangan ke depan adalah memastikan mereka bisa memberi edukasi secara benar dan komprehensif,” lanjutnya.

Baca juga:  6 Tahun Berturut-Turut Digelar, Danny Pomanto Sebut F8 Makassar Ide Lokal yang Mengglobal

Melinda mengingatkan agar para kepala puskesmas dan kader lebih peduli dan berperan aktif di masyarakat.

“Meskipun tugas administratif banyak, jangan lupa bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Mari bergotong royong dan berkolaborasi agar program kesehatan untuk anak dan ibu bisa berjalan lebih efektif,” pesannya.

Melinda berharap pertemuan ini dapat mewujudkan Makassar kota ramah anak dan melahirkan generasi baru yang sehat dan berkualitas. “Dengan sinergi yang baik, cita-cita ini bisa terwujud demi masa depan Makassar yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. dr. Tan Shot Yen dalam materinya menjelaskan cara memantau status gizi anak sejak dini di periode emas 1.000 hari pertama kehidupan.

Ia memaparkan cara membaca grafik pertumbuhan dalam Buku KIA, mulai dari berat badan menurut umur, berat badan menurut tinggi badan, lingkar kepala, hingga indeks massa tubuh anak.

Selain itu, dr. Tan juga memberi sejumlah tips praktis kepada para kader untuk memotivasi ibu di posyandu agar mau membawa anaknya memeriksa status gizi secara rutin.

Baca juga:  Danny Pomanto Diminta Sharing Pengalaman ke Ribuan Mahasiswa Baru Teknik Unhas

“Para kader agar selalu memberi pujian dan semangat, baik ketika berat badan anak naik maupun saat anak belum menunjukkan peningkatan. Pendekatan persuasif dan hangat membuat ibu lebih nyaman dan mau berpartisipasi,” jelas dr. Tan.

Ia pun mengapresiasi Melinda Aksa sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Melalui berbagai program inovatif, Melinda Aksa berupaya memberdayakan keluarga dan memastikan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peran aktif TP PKK di bawah kepemimpinannya mampu memperkuat kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, kader, maupun masyarakat.

Pada sesi berikutnya, Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr. Rudy Lautan, memaparkan konsep dan contoh konkret rumah gizi di Kelurahan Panampu.

“Di rumah gizi, banyak program edukasi dan intervensi langsung. Mulai dari membuat menu lokal untuk balita gizi kurang dan stunting, memberikan makanan tambahan untuk ibu hamil KEK, hingga memberikan edukasi gizi rutin kepada ibu dan keluarga,” ungkapnya.

Sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme peserta, terutama dalam mendiskusikan upaya memaksimalkan peran rumah gizi dan posyandu.

 

(*)

Berita Terkait

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Secara Daring
Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya
Satu-satunya Model Sofa dari Internet Ada di Makassar, RRR.Sofa Pakai Bahan Kualitas Premium
Satpol PP Makassar Kedepankan Pendekatan Humanis Tata Eks Stadion Mattoanging
Munafri Jamu Coach Darije, Semangat Kebangkitan PSM Makassar Kembali Menggelora
Appi Tinjau Lorong Kerung-Kerung, Pastikan Air PDAM Kembali Mengalir ke Rumah Warga

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:25 WITA

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:42 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Secara Daring

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:51 WITA

Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:42 WITA

Satu-satunya Model Sofa dari Internet Ada di Makassar, RRR.Sofa Pakai Bahan Kualitas Premium

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA