Ketua Umum LIPAN Indonesia minta Gubernur dan Bupati Batasi Dana Pokir di OPD

Sabtu, 24 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGSAKU.CO – Disela sela pertemuan dengan beberapa anggota LSM Lipan saat kopi bareng Ketua Umum LSM LIPAN Indonesia mengutarakan bahwa Setelah mencermati beberapa tahun terakhir anggaran yang ada di Propinsi dan Kabupaten hampir semua dana yang di Alokasikan ke OPD atau Dinas mewakili ASPIRASi atau Pokir.

Menurut ketua Umum LIPAN Indonesia Muh Natsir Azis alias Tetta Joa kami tau bahwa anggaran Alias Dana Pokir Syah Syah saja alias tidak melanggar aturan, hanya saja jika semua anggaran yang masuk ke semua OPD adalah Dana ASPIRASI atau POKIR maka OPD Atau Dinas tidak bisa menjalankan program yang merupakan kegiatan Prioritas yang ada di masing masing OPD. Sementara mereka di tuntut untuk mengembangkan potensi yang ada di OPD atau Dinasnya.

Menurutnya Kita mencoba membahas masalah ini karena setelah mempelajari beberapa tahun terakhir, masalah yang ada adalah kurangnya penyerapan PAD oleh masing masing OPD, alias pencapain PAD tidak sesuai target yang di berikan, kenapa bisa ? Karena hampir semua kegiatan OPD atau Dinas yang bisa menghasilkan PAD tidak tersentuh Oleh Anggaran APBD yang dikucurkan oleh pemerintah daerah daerah atau kabupaten setiap tahunnya.

Baca juga:  Real Count KPU Pilpres 2024 di Luar Negeri 25 Februari 2024: Prabowo-Gibran Unggul 59,85 Persen

Dengan persoalan diatas kami dari LSM LIPAN Indonesia berharap kepada bapak Gubernur dan Bapak Bupati agar mengeluarkan Kebijakan atau kesepakatan Dengan DPRD, sebisanya anggaran APBD yang masuk Ke OPD atau Dinas diberi kesempatan kepada Dinas Untuk mengelolanya sendiri atau harus berimbang. Misalnya dana Untuk Aspirasi 50 % dana khusus kegiatan OPD atau dinas 50%, insah Allah setelah ini berjalan maka pencapaian target Penghasilan Asli Daerah ( PAD ) di setiap OPD atau Dinas Bisa tercapai.

Kalau selama ini anggaran yang terkucurkan melalui Aspirasi atau Pokir. Tidak ada timbal baliknya ke dinas atau kembali ke daerah, karena semua bersifat bantuan contoh pada Dinas pertanian hampir seluruh anggaran yang di kucurkan semua sifatnya bantuan seperti jalan tani, irigasi , embun , sumur bor Bahkan bantuan Pupuk organik cair dan padat. Semua kegiatan dalam bentuk bantuan ke kelompok tani.

Baca juga:  Habib Hasan Meninggal di Bulan Ramadan, Anies: Insya Allah Beliau Husnul Khatimah

Jika semua kegiatan diatas kita mau cari sumber pemasukan PADnya dari mana bisa didapatkan ? Makanya sangat Sayang jika Dana APBD setiap tahun dikucurkan dengan jumlah yang sangat besar ke setiap OPD atau Dinas tidak ada timbal Baliknya, jika hal ini berlanjut terus menerus maka saya yakin suatu saat bisa saja terjadi anggaran APBD Sul sel Devisit Total. Banyak pengeluaran tidak ada pemasukan. ujar Nasir menutup pembicaraanya.

Berita Terkait

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed
Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh
Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.
Mendagri Buka Festival Fulan Fehan, Harap Perkuat Hubungan Lintas Negara
Efek Piala Dunia,Heboh Pasar Ambon Berwarna Oranye! Mama-Mama Kompak Dukung Belanda di Piala Dunia 2026.
Mapparenta Media Group Hadir di TikTok, Perluas Jangkauan Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:35 WITA

Dinilai Kelewat Batas, Momen Hotman Paris Diduga Hina Profesi Wartawan Viral di Sosmed

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:45 WITA

Demi Masa Depan Anak, Ortu Rela ‘War’ Tempat Duduk Sekolah Sejak Subuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:51 WITA

Heboh! Istri Gugat Cerai Suami Gegara Hadiah Kantor Diberikan ke Rekan Wanita

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:38 WITA

Menkeu Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN: Tempatnya Terlalu Sepi.

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA