MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Dalam suasana penuh kehangatan menjelang Natal 2024, Camat Biringkanaya, Juliaman, S.Sos, mengimbau masyarakat Kecamatan Biringkanaya untuk merayakan Natal dengan penuh khidmat dan menjaga keamanan serta kenyamanan bersama. Ia menekankan pentingnya kerukunan antarumat beragama sebagai pilar utama dalam menciptakan harmoni di wilayah tersebut.
Ditemui di ruang kerjanya, Juliaman menyampaikan apresiasi kepada umat Nasrani di wilayahnya yang selalu menjaga semangat kebersamaan.
“Semoga perayaan Natal tahun ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebahagiaan bersama. Tripika Kecamatan Biringkanaya siap memberikan dukungan keamanan agar umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, Juliaman mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Natal sebagai waktu untuk berbagi kasih.
“Semangat Natal adalah tentang cinta kasih, kepedulian, dan pengorbanan. Mari kita gunakan momen ini untuk menolong mereka yang membutuhkan dan terus mengasihi sesama, bukan hanya saat Natal, tetapi sepanjang tahun,” tambahnya.
Ia juga berharap semangat Natal dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, terlepas dari latar belakang agama, untuk terus menjaga keharmonisan dan saling mendukung dalam membangun wilayah yang lebih baik.
“Selamat Natal 2024. Semoga damai, sukacita, dan pengharapan selalu menyertai kita semua,” ujar Juliaman.
Camat juga mengimbau agar gereja-gereja di Kecamatan Biringkanaya terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap kegiatan ibadah dan perayaan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
“Kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah adalah kunci keberhasilan dalam menciptakan suasana kondusif,” katanya.
Di akhir pesannya, Juliaman mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung berbagai program pemerintah.
“Semoga Natal tahun ini meninggalkan jejak kebaikan yang indah dalam hidup kita. Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.
(*)








































