Soal Gelembungkan Suara Caleg, ini Kata Ketua KPU Bone Yusran Tajuddin

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Ketua KPU Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Yusran Tajuddin.

Keterangan Foto : Ketua KPU Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Yusran Tajuddin.

BONE, BANGSAKU.CO – Ketua KPU Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Yusran Tajuddin akhirnya menanggapi polemik dugaan penggelembungan suara calon anggota legislatif (caleg) pada Pileg 2024. Yusran menegaskan tidak ada penggelembungan suara untuk caleg tertentu.

“Kami menganggap tidak ada penggelembungan suara. Pada saat tingkat rekapitulasi dari kecamatan, kabupaten, hingga provinsi kami tidak memiliki kendala terkait persoalan penggelembungan,” ujar Yusran kepada detikSulsel, Kamis (6/6/2024).

Yusran mengatakan, KPU Bone tidak memiliki Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Dia pun menegaskan KPU Bone tidak memiliki persoalan atau sengketa pada pileg lalu.

“Kami sampai di MK zero PHPU di Bone. Dan sampai hari ini belum ada laporan saya terkait penggelembungan suara,” katanya.

“Sebenarnya ini yang jadi persoalan apa? Kalau terkait penggelembungan ini siapa yang dirugikan? Ada tidak yang mengeluh peserta pemilu? Kalau ada silakan keberatan dan tempuh jalur sesuai prosedur,” sambung Yusran.

Baca juga:  Kejati Sulsel Peduli Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Tanah Longsor di Tana Toraja

Dia mengaku, menghargai proses yang telah berjalan dan sudah menjalani pemeriksaan di KPU Sulsel dan Bawaslu Bone. Dia mengatakan jika ada pihak yang dirugikan silakan dibuktikan.

“Bagi pihak yang dirugikan secara personal dan kelembagaan silakan dibuktikan. Karena kami di KPU punya pembenaran untuk hal-hal yang dianggap salah. Kalau ini dianggap sebagai tindak pidana silakan proses dengan aturan yang berlaku, karena semua jelas aturan mainnya,” jelasnya.

Untuk diketahui, dugaan penggelembungan suara ini terungkap dari hasil tangkapan layar yang diduga melibatkan Yusran. Dalam percakapan elektronik itu, Yusran meminta anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) menambah suara caleg tertentu.

Kasus inipun diusut Bawaslu Bone dan KPU Sulsel. Bawaslu Bone telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 komisioner KPU Bone dan 13 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terkait kasus ini.

Baca juga:  SMAN 21 Bone Padukan Karakter dan Kompetensi Siswa Melalui English Camp

“4 komisioner KPU Bone sudah kita ambil keterangannya, dan 13 PPK,” ujar Koordiv Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Bone Nur Alim, Rabu (5/6/2024).

Alim mengatakan, pemeriksaan dilakukan selama 2 hari. Bawaslu Bone pertama memeriksa 13 PPK pada Selasa (4/6), kemudian dilanjutkan dengan memeriksa 4 Komisioner KPU Bone pada Rabu (5/6).

“Kemarin kita fokus periksa 13 PPK. Sedangkan hari ini ada 4 komisioner KPU Bone, termasuk Ketua KPU Bone. Ada 1 komisioner yang belum diperiksa karena sedang mengikuti bimtek di Jakarta,” katanya.

 

Berita Terkait

TEMULAGI Competition Mobile Legends Siap Digelar, Ajak Gamer Palopo Tunjukkan Skill Terbaik
Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah
Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah
Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.
DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga
Penggeledahan Dugaan Korupsi Rp13 Miliar Disdik Sulsel, Djusman AR: Segera Tetapkan Tersangka dan Langsung Tahan
Perjuangan Provinsi Luwu Raya Menguat, BPP DOB Kantongi Masukan Strategis dari Luwu Utara
Bupati Sidrap Lantik 86 Pejabat, Dr. Muhammad Aries Yasin Resmi Pimpin Disporapar

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:20 WITA

TEMULAGI Competition Mobile Legends Siap Digelar, Ajak Gamer Palopo Tunjukkan Skill Terbaik

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WITA

Kejati Sulsel, KMAK, dan Sekolah di Makassar Bersinergi Bentuk Pelajar Berkarakter Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 10:56 WITA

Mantap! Kejati Sulsel Tanamkan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Siswa Baru melalui Program Jaksa Masuk Sekolah

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:26 WITA

Pria di Makassar Diduga Mengamuk dan Usir Keluarga karena Tak Diberi Uang.

Senin, 29 Juni 2026 - 21:59 WITA

DPRD Sulsel Perkuat Pengawasan APBD 2026, Salman Alfariz Karsa Sukardi Temui Warga

Berita Terbaru

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA