Danny Pomanto Luncurkan Dua Kapal Pinisi, Beri Nama Adama dan Tungguma

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Dua Kapal Pinisi yang dibangun Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar resmi diluncurkan Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto, Senin (11/12/2023) sore.

Peresmian kapal legendaris yang diberi nama Adama dan Tungguma itu ditandai dengan prosesi Annyorong Lopi atau penurunan kapal di Pantai Losari.

Annyorong Lopi merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat Bulukumba, memberi bukti nyata semangat kebersamaan, gotong royong, dan etos kerja.

“Hari ini kita melihat budaya yang bernama Annyorong Lopi dan di dalamnya ada prosesi passili yang tidak lain adalah doa-doa yang dipanjatkan untuk mengawal pinisi ini untuk selamat menjalankan tugas dan terhindar dari marabahaya,” kata Danny Pomanto.

Setelah proses passili kemudian dilanjutkan dengan ‘ammarosi’ atau pembuatan pusar (possi) pada pertengahan lunas perahu menggunakan bor.

Baca juga:  Panggung APEKSI 2023 Makassar, Satukan Keanekaragaman Budaya Seluruh Kota Se Indonesia

Lalu tahap terakhir yaitu peluncuran perahu dengan menarik perahu pinisi ke laut Pantai Losari

Keberadaan dua Kapal Pinisi ini, lanjut Danny Pomanto adalah bentuk nyata dari komitmen Makassar sebagai pusat ibu kota Sulsel juga sekaligus untuk melestarikan budaya Sulsel.

Apalagi Kapal Pinisi sudah menjadi Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap nilai-nilai budaya yang ada di Kapal Pinisi.

Terkait namanya, kata Danny Pomanto, ia ingin kapal pinisi yang ada di pusat kota ini menjadi sejarah atas perjuangannya bersama dengan Fatmawati Rusdi.

“Namanya perahu Pinisi Adama dan satu lagi Tungguma. Kita ingin secara sejarah, saya dan Bu Fatma meskipun Bu Fatma sudah berhenti tapi sejarah tetap sejarah,” ujarnya.

Baca juga:  Harganas 2024, RKI PKS Sulsel Silaturahmi ke TP PKK Kota Makassar

Dua Kapal Pinisi ini menghabiskan anggaran Rp7,99 miliar dan dikerjakan selama delapan bulan atau 240 hari.

Rencananya, Pemkot Makassar juga akan menambah dua unit pinisi lagi pada 2024 mendatang.

Berita Terkait

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Secara Daring
Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya
Satu-satunya Model Sofa dari Internet Ada di Makassar, RRR.Sofa Pakai Bahan Kualitas Premium
Satpol PP Makassar Kedepankan Pendekatan Humanis Tata Eks Stadion Mattoanging
Munafri Jamu Coach Darije, Semangat Kebangkitan PSM Makassar Kembali Menggelora
Appi Tinjau Lorong Kerung-Kerung, Pastikan Air PDAM Kembali Mengalir ke Rumah Warga

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:25 WITA

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:42 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Secara Daring

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:51 WITA

Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:42 WITA

Satu-satunya Model Sofa dari Internet Ada di Makassar, RRR.Sofa Pakai Bahan Kualitas Premium

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA