Di MIWF 2026, Munafri Kupas Konsep MCH sebagai Talenta Masa Depan Generasi Muda Makassar

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengupas peluang serta masa depan talenta kota melalui penguatan ekosistem industri kreatif yang terpusat di Makassar Creative Hub (MCH).

 

Hal ini disampaikan di hadapan generasi muda dalam diskusi panel bertajuk “MCH Talenta Kota: Keberlanjutan Industri Kreatif Makassar untuk Dunia”, yang merupakan rangkaian Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026.

 

Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Makassar Creative Hub di kawasan bersejarah Benteng Fort Rotterdam, Jumat (15/5/2026).

 

Dalam pemaparannya sebagai panelis, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar, tengah menyiapkan program jangka panjang berbasis visi-misi pembangunan daerah, salah satunya melalui pengembangan Makassar Creative Hub sebagai pusat aktivitas kreatif.

 

Menurutnya, MCH tidak sekadar menjadi ruang fisik atau tempat berkegiatan semata, melainkan dirancang sebagai anchor (jangkar) dari seluruh aktivitas kreatif di Kota Makassar.

 

“Makassar Creative Hub ini bukan hanya membangun ruang-ruang kelas yang bersekat, tetapi menjadi pusat yang mengoordinasikan seluruh kegiatan kreatif,” ujar Appi.

 

“Ini adalah ruang besar yang bisa digunakan siapa saja, khususnya anak-anak muda yang ingin berkembang dan berkontribusi untuk kota,” sambung orang nomor satu Kota Makassar itu.

 

Dia menjelaskan, sektor industri kreatif memiliki banyak subsektor yang terus berkembang. Karena itu, MCH diharapkan menjadi ruang terbuka yang inklusif bagi seluruh pelaku kreatif lintas bidang.

Baca juga:  Danny Pomanto Ikuti Malam Perkenalan Antara Forkopimda Sulsel dengan Kajati Sulsel yang Baru

 

Lebih jauh, Munafri menggambarkan MCH sebagai sebuah inkubator ide dan karya, bukan ruang birokrasi yang kaku. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang responsif terhadap kebutuhan dan keinginan (needs and wants) generasi muda.

 

Sehingga Appi berpandangan, MCH ini harus menjadi tempat yang mampu merespons kebutuhan anak muda, bukan justru dibebani dengan proses administratif yang rumit.

 

“Dari sini, rekomendasi kegiatan bisa lahir dan disampaikan kepada pemerintah untuk mendapatkan dukungan,” jelasnya.

 

Dukungan tersebut, lanjutnya, dapat berupa fasilitasi akses pembiayaan, rekomendasi ke institusi tertentu, hingga membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis.

 

Dengan demikian, Ketua DPD II Golkar Makassar ini mendorong agar MCH memiliki sistem pelaporan rutin, seperti monthly report, yang dapat menjadi dasar evaluasi bersama antara komunitas kreatif dan pemerintah.

 

“Kalau ada program yang mengalami kendala, kita duduk bersama mencari solusi,” tuturnya.

 

“Pemerintah Kota hadir sebagai mediator untuk mempertemukan kebutuhan teman-teman kreatif dengan sumber daya yang ada,” tambahnya.

 

Namun demikian, ia mengakui bahwa dukungan pemerintah tetap harus mengikuti mekanisme perencanaan dan aturan birokrasi yang berlaku.

 

Oleh karena itu, perencanaan program harus dilakukan jauh hari sebelumnya agar dapat terakomodasi dalam anggaran.

Baca juga:  Danny Pomanto Dukung Program PDGI Brush Day and Night, Jaga Kesehatan Gigi Anak-Anak Makassar

 

Sebagai bentuk komitmen, Munafri mengungkapkan bahwa pada tahun ini akan hadir tiga Creative Hub di Kota Makassar guna memperluas akses bagi pelaku industri kreatif.

 

“Ini untuk memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir dan memberi ruang bagi pertumbuhan kreativitas anak muda di berbagai wilayah kota,” katanya.

 

Politisi Golkar itu meyakini bahwa penguatan industri kreatif akan berdampak positif terhadap pembangunan sosial, termasuk menekan berbagai persoalan seperti kriminalitas dan kekerasan di kalangan generasi muda.

 

Dikatakan, ketika anak-anak muda memiliki ruang untuk berkarya dan mengejar mimpi, mereka akan fokus pada hal-hal positif.

 

“Kreativitas inilah yang akan menjadi cerminan masa depan Kota Makassar,” tegasnya.

 

Di akhir pemaparannya, Munafri mengajak generasi muda untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah melalui MCH sebagai sarana mewujudkan mimpi dan mengembangkan potensi diri.

 

“Kami menyiapkan Makassar Creative Hub sebagai ruang untuk membangun mimpi. Silakan manfaatkan fasilitas yang ada, dan sampaikan kebutuhan anak muda,” ungkapnya.

 

“Pemerintah Kota akan berupaya memberikan dukungan terbaik bagi perkembangan dunia kreatif di Kota Makassar,” sambung Appi menutup paparan.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas
Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah
Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi
Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak
Wali Kota Munafri Apresiasi Inovasi Urban Farming di Tammua, Terintegrasi dengan Sentra Tukar Sampah
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT
Ubah Limbah Jadi Rupiah, TP PKK Makassar Latih Kader Produksi Eco Enzyme dan Lilin Minyak Jelantah

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:15 WITA

Arahan Pak Wali Kota Appi: PDAM Makassar Jalankan 3 Strategi, Debit Bertambah dan Sambungan Pipa Diperluas

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:11 WITA

Wali Kota Appi Hidupkan Kembali Jejak Kerajaan Tallo, Siapkan Kawasan Wisata Sejarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:27 WITA

Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Program Pemkot, Munafri: Penataan Kota Butuh Kolaborasi

Senin, 22 Juni 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:56 WITA

Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak

Berita Terbaru