Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Di tengah upaya menghadirkan wajah kota yang bersih, tertata, dan estetis, langkah nyata justru lahir dari inisiatif masyarakat itu sendiri.

Di wilayah RW 05 Tamala’lang, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, para pemilik lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) secara sukarela melakukan pembongkaran bangunan yang selama ini berdiri di atas saluran drainase.

Tanpa menunggu penertiban, mereka memilih patuh pada aturan demi kepentingan yang lebih luas, kelancaran aliran air, kenyamanan pejalan kaki, serta keindahan lingkungan.

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, mengungkapkan bahwa terdapat enam kios atau bangunan yang dibongkar secara sukarela oleh pemiliknya. Menurutnya, bangunan tersebut telah menempati area di atas drainase selama lebih dari satu dekade.

“Kurang lebih ada enam kios yang dibongkar mandiri oleh pemiliknya, dan itu sudah berdiri lebih dari 10 tahun di atas saluran drainase,” ujar Andi Patiroi, Senin (4/5/2026).

Sebagai camat dia mengapreasi warganya, dimana upaya mewujudkan kota yang bersih, tertata, dan estetis kembali mendapat dukungan nyata dari masyarakat. Pemandangan ini menjadi potret perubahan cara pandang.

Baca juga:  Walikota Makassar Munafri Arifuddin Lantik 13 Camat Baru, Andi Patiroi Pimpin Tamalanrea

Dikatakan, bahwa ruang publik bukan hanya soal tempat beraktivitas ekonomi, tetapi juga tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga fungsi fasilitas kota.

Drainase yang selama ini tertutup bangunan kini mulai terbuka, memberi harapan baru terhadap upaya pencegahan genangan dan banjir, sekaligus mengembalikan fungsi pedestrian bagi masyarakat.

Langkah mandiri para pemilik lapak ini tak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, tetapi juga menunjukkan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya keteraturan ruang kota.

“Ini, sebuah sinyal positif bahwa kolaborasi antara warga dan pemerintah, gerakan nyata saling menjaga Kota,” tuturnya.

Di tengah dinamika perkotaan yang kian kompleks, aksi ini menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari kesadaran sederhana, bahwa kota yang nyaman, bersih, dan indah adalah tanggung jawab bersama.

Ia menilai langkah ini sebagai bentuk kesadaran warga yang patut diapresiasi. Selain mendukung program pemerintah dalam penataan kota, pembongkaran tersebut juga berkontribusi terhadap optimalisasi fungsi drainase serta pengembalian hak pejalan kaki di area pedestrian.

Baca juga:  Lurah Katimbang Turun Langsung Kerja Bakti Bersama Warga di Perumahan Kodam 3 Biringkanaya

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan dalam penataan wilayah tetap mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis.

Pemerintah Kecamatan, tidak ingin upaya penertiban menimbulkan kesan negatif di tengah masyarakat.

“Kami terus melakukan edukasi dan pendekatan persuasif di titik-titik lain. Harapannya, masyarakat bisa memahami bahwa ini untuk kepentingan bersama, bukan semata penertiban,” jelasnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Dengan cara tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang secara sadar mengikuti aturan tanpa harus melalui tindakan penertiban paksa.

Langkah pembongkaran mandiri ini pun menjadi contoh positif bagi wilayah lain di Kota Makassar.

Ditambahkan, kesadaran warga dinilai mampu mempercepat terwujudnya lingkungan yang lebih tertib, bebas dari penyumbatan drainase, serta mendukung upaya pencegahan banjir.

“Kami Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, berkomitmen untuk terus menjaga fungsi fasilitas umum, sekaligus menciptakan wajah kota yang lebih nyaman,” tutupnya.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Camat Biringkanaya Dampingi Wali Kota Makassar Sambut Kunjungan Komisi VIII DPR RI di Gudang Logistik Kemensos
Camat Biringkanaya Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Lurah Bahas Program Prioritas Kota Makassar
Warga RT 04 RW 08 Permata Regency Sampaikan Aspirasi ke Kelurahan Laikang
Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda
Lurah Bulurokeng Muh. Mahar Undang Rekan Media Nonton Event Sirkus di Summarecon Makassar
Semarak Tahun Baru Islam 1448 H, BKMT Se-Kecamatan Biringkanaya Gelar Kirab, Lomba dan Bazar di Taman Sudiang Indah
Camat Biringkanaya Resmi Buka Turnamen Domino Hayata Cup II, Diikuti Sekitar 100 Pasangan Peserta
TP PKK Biringkanaya Bentuk Bank Sampah dan Kantin Ceria, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Ekonomi Produktif

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:57 WITA

Camat Biringkanaya Dampingi Wali Kota Makassar Sambut Kunjungan Komisi VIII DPR RI di Gudang Logistik Kemensos

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:10 WITA

Camat Biringkanaya Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Lurah Bahas Program Prioritas Kota Makassar

Senin, 22 Juni 2026 - 20:55 WITA

Warga RT 04 RW 08 Permata Regency Sampaikan Aspirasi ke Kelurahan Laikang

Senin, 22 Juni 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Makassar Tegaskan Status Aset Perumnas Sudiang Kelurahan Laikang Fasum 43.680 M² Dipasangi Papan Penanda

Senin, 22 Juni 2026 - 06:28 WITA

Lurah Bulurokeng Muh. Mahar Undang Rekan Media Nonton Event Sirkus di Summarecon Makassar

Berita Terbaru