Urgensi Transisi Energi untuk Mengatasi Krisis Iklim Jadi Fokus dalam MPR Goes to Campus

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Krisis iklim saat ini telah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi umat manusia. Peningkatan suhu global, perubahan pola cuaca, meningkatnya frekuensi bencana alam, serta naiknya permukaan air laut menunjukkan bahwa sistem iklim bumi sedang mengalami tekanan serius. Salah satu penyebab utama kondisi ini adalah penggunaan energi berbasis bahan bakar fosil—seperti batu bara, minyak bumi, dan gas—yang menghasilkan emisi gas rumah kaca dalam jumlah besar. Oleh karena itu, transisi energi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak bagi dunia.

Dalam rangka merespon isu tersebut, Universitas Hasanuddin menghadirkan ruang dialog akademik melalui kegiatan bertajuk “MPR Goes to Campus: Urgensi Transisi Energi Mencegah Dampak Perubahan Iklim.” Kegiatan ini berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theatre, Kampus Unhas Tamalanrea, pada Selasa (10/3).

Dr. Eddy Soeparno, S.H., M.H. selaku Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertopik “Dilema Paradoks Energi dan Penanganan Krisis Iklim di Indonesia.”

Baca juga:  Rakor P3KE, Fatmawati Rusdi Kumpulkan Camat Lurah Tagih Data Update Warga

Dr. Eddy menjelaskan bahwa di era modern masih banyak pihak yang belum sepenuhnya menyadari ancaman krisis iklim. Padahal, dampak perubahan iklim telah mulai dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dunia menghadapi tiga disrupsi besar yang memengaruhi tatanan kehidupan global, yaitu: pandemi Covid-19, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan konflik geopolitik dunia. Ketiganya berpengaruh terhadap stabilitas energi dan ekonomi dunia.

“Isu krisis iklim semakin terasa melalui peningkatan suhu udara yang signifikan. Tahun 2024 tercatat sebagai salah satu periode dengan suhu tertinggi, yang menjadi peringatan serius bagi dunia, termasuk Indonesia,” kata Dr. Eddy.

Di sisi lain, pengelolaan sampah di Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat. Produksi sampah nasional mencapai sekitar 52 juta ton per tahun, namun hanya sekitar 40 persen yang dapat dikelola. Sisanya masih dibuang secara ilegal ke tempat pembuangan akhir (TPA) maupun ke ruang publik. Sumber terbesar sampah berasal dari limbah makanan (food waste) serta sampah plastik yang banyak dihasilkan dari aktivitas pasar dan rumah tangga.

Baca juga:  TP PKK Makassar, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Ikuti Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

“Sebagai upaya menghadapi krisis tersebut, diperlukan pendekatan terpadu melalui sinergi Nature-Based Solutions (NBS) dan Engineered-Based Solutions (EbS). Pendekatan ini dapat menjadi pilar strategis dalam menanggulangi krisis iklim sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi dan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya alam serta pengembangan teknologi rendah karbon,” papar Dr. Eddy.

Kuliah Umum yang dipandu oleh Prof. Suharman Hamzah (Sekretaris LPPM Unhas) ini diikuti oleh ratusan sivitas akademika Unhas, dan disiarkan melalui kanal Unhas TV.

 

 

(*/dhs)

Berita Terkait

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Secara Daring
Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya
Satu-satunya Model Sofa dari Internet Ada di Makassar, RRR.Sofa Pakai Bahan Kualitas Premium
Satpol PP Makassar Kedepankan Pendekatan Humanis Tata Eks Stadion Mattoanging
Munafri Jamu Coach Darije, Semangat Kebangkitan PSM Makassar Kembali Menggelora
Appi Tinjau Lorong Kerung-Kerung, Pastikan Air PDAM Kembali Mengalir ke Rumah Warga

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:25 WITA

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:42 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Sampaikan Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Secara Daring

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:51 WITA

Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:42 WITA

Satu-satunya Model Sofa dari Internet Ada di Makassar, RRR.Sofa Pakai Bahan Kualitas Premium

Berita Terbaru

PEMKOT MAKASSAR

DLH Makassar Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah, Residu Saja yang Masuk TPA

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:25 WITA

KECAMATAN PANAKKUKANG

Camat Panakkukang: Kebakaran Sampah di Jalan Leimena Dilakukan ODGJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:15 WITA