Dewan Dorong Pemkot Tambah Rombel dan Bangun SMP Baru

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Muchlis A. Misbah, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan siswa yang belum tertampung di sekolah negeri pada tahun ajaran baru 2025.

Desakan ini disampaikan Muchlis usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar, yang membahas evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025.

“Kami mendorong agar ada penambahan rombongan belajar (rombel) dan pembangunan sekolah baru, terutama di wilayah-wilayah padat seperti Kecamatan Tallo dan Bontoala,” ujar Muchlis, Senin (21/7/2025).

Ia mengaku prihatin atas laporan masih adanya siswa yang belum mendapat bangku di sekolah negeri, khususnya di kawasan yang permintaan sekolahnya tinggi namun daya tampungnya terbatas.

Baca juga:  Peringatan Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Makassar Tekankan Pentingnya Fungsi Pembinaan

Menurutnya, beberapa sekolah negeri favorit seperti SMPN 1, 2, 3, 6, 8, dan 22 telah kelebihan kapasitas dan tidak mampu menampung seluruh pendaftar.

Hal serupa terjadi di Rappokalling, di mana dua sekolah negeri, SMPN 22 dan SMPN 44 yang sudah mencapai kapasitas maksimal.

“Pemkot harus segera mempertimbangkan membangun SMP baru di daerah-daerah tersebut. Ini kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Muchlis menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kota Makassar telah mengajukan permintaan penambahan rombel ke Kementerian Pendidikan. Namun, keputusan final masih menunggu persetujuan dari pusat.

“Kami harap pemerintah pusat segera merespons. Namun yang paling penting sekarang, anak-anak yang belum sekolah harus segera diarahkan ke sekolah yang kuotanya masih tersedia,” imbuhnya.

Baca juga:  DPRD Makasssar Minta BKD Evaluasi Penerapan Absen Online untuk Guru Kontrak

Ia juga mendorong Dinas Pendidikan lebih proaktif menyosialisasikan daftar sekolah yang masih memiliki kursi kosong agar orang tua tidak bingung mencari solusi.

“Sekalipun lokasinya agak jauh, yang penting anak tetap bisa sekolah. Itu yang harus jadi prioritas,” tutupnya.

Berita Terkait

Anggota DPRD Makassar dr Yulius Patandianan Sumbangkan Tenda hingga Speaker saat Reses, Ketua RW Akbar : Terima Kasih
Warga Tamalanrea “Curhat” Drainase hingga Kesehatan Saat Reses DPRD Makassar dr Yulius Patandianan
Gelar Reses, Anggota DPRD Makassar dr. Yulius Patandianan Beri Bantuan Pribadi Revitalisasi Halaman Posyandu di Taman Sudiang Indah
Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan
DPRD Makassar Desak PT GMTD Segera Serahkan Fasum-Fasos Tanjung Bunga
DPRD Makassar Yulius Patandianan Gelar Reses di Telkomas, Serap Aspirasi Warga Berua Biringkanaya
Reses Bersama Lurah Sudiang, dr. Yulius Patandianan Terima Keluhan Warga Soal Drainase dan Kesehatan di Kota Makassar
Serap Aspirasi Warga Sudiang Raya, dr. Yulius Patandianan Gelar Reses Kedua Masa Sidang II

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WITA

Anggota DPRD Makassar dr Yulius Patandianan Sumbangkan Tenda hingga Speaker saat Reses, Ketua RW Akbar : Terima Kasih

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WITA

Warga Tamalanrea “Curhat” Drainase hingga Kesehatan Saat Reses DPRD Makassar dr Yulius Patandianan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12 WITA

Gelar Reses, Anggota DPRD Makassar dr. Yulius Patandianan Beri Bantuan Pribadi Revitalisasi Halaman Posyandu di Taman Sudiang Indah

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:31 WITA

Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:47 WITA

DPRD Makassar Desak PT GMTD Segera Serahkan Fasum-Fasos Tanjung Bunga

Berita Terbaru