Bandara Sorowako Berganti Nama, Warga Alihkan Dukungan ke Danny-Azhar

Rabu, 6 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU TIMUR – Warga Sorowako, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) tidak begitu saja bisa melupakan kejadian pergantian nama bandar udara (bandara) Sorowako. Moment itu masih membekas.

Padahal, mereka pernah menjadi bagian pemenang pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel sebelumnya.

Atas peristiwa itu, mereka kini mengalihkan dukungan. Ingin memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Moh Ramdhan Pomanto dan Arsyad Azhar.

“Beberapa bulan yang lalu, bahkan sudah masuk satu tahun ada datang seorang pemimpin. Datang mengganti nama bandara. Hari ini kita merasa sakit, ketika seorang pemimpin yang menampilkan arogansinya. Lewat kesempatan ini, saya mau sampaikan kepada seluruh keluarga, kalau mau cari pemimpin, cari yang dekat dengan masyarakat,” kata Tokoh Masyarakat Sorowako, Jufri Tosalili, Selasa 05 November 2024.

Baca juga:  Patung Kerbau di Hilangkan di Rujab, Tomas Toraja Minta Danny Bisa Kembalikan

Jufri mengaku tidak mau memilih pemimpin yang lebih mementingkan kepentingan pribadi. Seperti halnya terkait isu budaya. Dia tidak mau ada distorsi atau upaya menghilangkan tradisi di Sulsel, khususnya di Luwu Timur.

“Saya percaya, kehadiran Pak Danny Pomanto, saya melihat seorang sosok wali kota yang tidak membedakan satu dengan yang lain. Sudah garis tangan kita dipertemukan hari ini. Tidak ada kata lain, kita harus memenangkan Pilgub Sulsel,” tegas Jufri saat menghadiri kampanye dialogis Danny Pomanto di Sorowako, Kecamatan Nuha, tadi.

“Jadi, keluar dari sini, sampaikan kepada keluarga kalau hari ini yang kita tunggu-tunggu sudah datang. Sampaikan kita harus menang,” sambungnya.

Bagi Jufri, Danny Pomanto merupakan sosok yang sangat sederhana. Masyarakat biasa, bukan luar biasa.

Baca juga:  DPP PKB Resmi Serahkan Rekomendasi B1KWK ke Danny-Ashar Maju di Pilgub Sulsel

Tidak jauh berbeda pandangan yang disampaikan Pak Idrus. Dia sudah lama mengenal sosok Danny Pomanto. Menurutnya, sosok pemimpin yang kinerja sudah teruji.

“10 tahun memimpin kota Makassar. Bukan pemimpin yang cuman memimpin bola muntah selama tiga tahun. Mirip dengan sosoknya pak Nurdin Abdullah,” sebut warga Jalan Yusuf Arief keturunan Enrekang dan Toraja tersebut.

Pernah menjadi pendukung Nurdin Abdullah, Idrus mau mengulang kemenangan berjuang bersama Danny-Azhar.

“Pak Danny ini, sama ji dengan pak Nurdin Abdullah. Nah sebelum ada nomor urut, saya sudah pasang spanduknya. Sama waktu dulu, pak Nurdin Abdullah,” kunci Idrus mengagumi sosok Danny Pomanto. (***)

Berita Terkait

KTA Kuasa Hukum Danny-Azhar Kadaluarsa, Jubir: Sementara Perpanjangan, Tak Pengaruhi Proses Sidang di MK
Tim Hukum Danny – Azhar Siap Buka Bukti 1.6 Juta Tandatangan Palsu di MK
Sidang Pendahuluan Sengketa Pilkada Sulsel Digelar 9 Januari di MK
Gugatan DIA Terdaftar di MK, Jubir: Kami Yakin Penuhi Syarat dan Lolos ke Sidang Pleno
Awalnya Cibir Gugatan DIA di MK, Kini Andalan Hati Siapkan Tim Hukum
Upaya Danny-Azhar Gugat Pilgub Sulsel ke MK Dicibir Kubu Lawan, Ini Kata Jubir DIA
Tim Danny-Azhar Temukan Jutaan Tanda Tangan Pemilih Diduga Bodong di Pilgub Sulsel
Tim Hukum DIA Buka Hotline Pengaduan Pelanggaran dan Kecurangan Pilgub Sulsel

Berita Terkait

Selasa, 14 Januari 2025 - 12:00 WITA

KTA Kuasa Hukum Danny-Azhar Kadaluarsa, Jubir: Sementara Perpanjangan, Tak Pengaruhi Proses Sidang di MK

Kamis, 9 Januari 2025 - 21:00 WITA

Tim Hukum Danny – Azhar Siap Buka Bukti 1.6 Juta Tandatangan Palsu di MK

Senin, 6 Januari 2025 - 20:23 WITA

Sidang Pendahuluan Sengketa Pilkada Sulsel Digelar 9 Januari di MK

Sabtu, 4 Januari 2025 - 12:51 WITA

Gugatan DIA Terdaftar di MK, Jubir: Kami Yakin Penuhi Syarat dan Lolos ke Sidang Pleno

Selasa, 17 Desember 2024 - 07:42 WITA

Awalnya Cibir Gugatan DIA di MK, Kini Andalan Hati Siapkan Tim Hukum

Berita Terbaru