Apiaty Amin Syam Nilai PAUD di Makassar Butuh Perhatian Khusus

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Prof Apiaty K Amin Syam mendorong pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk lebih mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Demikian disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, bertempat di Hotel Aston, Jalan Sultan Hasanuddin, Jumat (30/8/2024).

Legislator dari Fraksi Golkar ini menyebut salah satu yang perlu diperhatikan adalah tenaga pendidik. Banyak dari mereka yang bukan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Tapi sayang sekali kebanyakan guru PAUD kita itu masih swasta padahal bisa didorong agar mereka juga berstatus PNS,” ujarnya.

Masuk dalam pendidikan formal, menurutnya, PAUD sudah seharusnya lebih banyak kemajuan. Dia mendorong agar Dinas Pendidikan Makassar untuk memberikan bantuan.

Baca juga:  Monitoring Langsung, Komisi A Dorong Optimalisasi Program Kerja SKPD

“Apalagi kan sudah masuk program pendidikan 10 tahun dan ini penting sekali. Kami terus mengawal agar pendidikan PAUD ini lebih dapat perhatian,” ujarnya.

“Kenapa penting karena agar anak kita tidak kaku lagi kalau masuk SD. Dia sudah tahu sedikit soal pendidikan dan bisa bermain di PAUD,” tutup Apiaty.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, Andi Tenri Fitryah juga menganggap PAUD punya peran penting dalam pendidikan anak.

“Jadi memang pendidikan anak usia dini itu perlu. Di sini membentuk karakter anak kita,” katanya.

Dia berharap PAUD negeri juga diperbanyak. “Kita harapkan PAUD yang dikelola pemerintah itu semakin banyak sehingga program 10 tahun pendidikan formal ini terlaksana,” tambahnya.

Baca juga:  DPRD Makassar Desak Pemkot Berikan Kejelasan Status dan Kesejahteraan Tenaga Non ASN Kesehatan

Begitu juga yang disampaikan Dosen Unibos, Baharuddin Udin. Dia menilai potensi anak dapat terlihat ketika memasuki PAUD.

“Kita harus bisa lihat potensi anak kita, biarkan anak kita ikut dalam PAUD ini,” ujarnya.

Dia pun mengajak masyarakat untuk mensosialisasikan perda ini. Terkhusus melibatkan mereka dalam mendorong anak untuk ikut PAUD.

“Kita punya peran penting untuk anak kita dan mencerdaskan bangsa,” tegasnya.

Berita Terkait

Anggota DPRD Makassar dr Yulius Patandianan Sumbangkan Tenda hingga Speaker saat Reses, Ketua RW Akbar : Terima Kasih
Warga Tamalanrea “Curhat” Drainase hingga Kesehatan Saat Reses DPRD Makassar dr Yulius Patandianan
Gelar Reses, Anggota DPRD Makassar dr. Yulius Patandianan Beri Bantuan Pribadi Revitalisasi Halaman Posyandu di Taman Sudiang Indah
Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan
DPRD Makassar Desak PT GMTD Segera Serahkan Fasum-Fasos Tanjung Bunga
DPRD Makassar Yulius Patandianan Gelar Reses di Telkomas, Serap Aspirasi Warga Berua Biringkanaya
Reses Bersama Lurah Sudiang, dr. Yulius Patandianan Terima Keluhan Warga Soal Drainase dan Kesehatan di Kota Makassar
Serap Aspirasi Warga Sudiang Raya, dr. Yulius Patandianan Gelar Reses Kedua Masa Sidang II

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WITA

Anggota DPRD Makassar dr Yulius Patandianan Sumbangkan Tenda hingga Speaker saat Reses, Ketua RW Akbar : Terima Kasih

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:47 WITA

Warga Tamalanrea “Curhat” Drainase hingga Kesehatan Saat Reses DPRD Makassar dr Yulius Patandianan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:12 WITA

Gelar Reses, Anggota DPRD Makassar dr. Yulius Patandianan Beri Bantuan Pribadi Revitalisasi Halaman Posyandu di Taman Sudiang Indah

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:31 WITA

Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD, Fokus Kinerja dan Pelayanan

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:47 WITA

DPRD Makassar Desak PT GMTD Segera Serahkan Fasum-Fasos Tanjung Bunga

Berita Terbaru