Pemerintah Disebut Tak Tengahi Warga dan Perusahaan Peleburan Aluminium di Tamalanrea, Pekerja : Hoax itu, Ada Bukti Foto

Selasa, 27 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Pekerja Peleburan Aluminium atas nama Dede di Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea menanggapi keluhan warga yang menilai usaha tersebut tidak ditanggapi oleh pihak Pemerintah Kota Makassar.

Ia mengatakan bahwa, perusahaan dan pemerintah telah menerima aspirasi masyarakat.

“Awalnya aspirasi warga ini minta cerobong asap ditinggikan, itu kita patuhi. Dinding lokasi perkerjaan kita tutupi dan tinggikan, itu juga kita penuhi. Jam kerja kita batasi juga itu juga kita penuhi. Surat seperti berkas izin usaha. Sudah lengkap dari sebelumnya. Itu juga kita tunjukkan kepada warga,” kata Dede kepada Media Bangsaku.co, Selasa (27/8/2024).

Lanjut Dede, pihaknya mengalami kerugian atas keterlambatan pekerjaan tersebut demi mengikuti keinginan warga.

Baca juga:  Jalur Afirmasi Daerah Unhas: Seleksi Mahasiswa Sebagai Instrumen Pembangunan SDM Sulawesi Tengah

“Pemerintah Kota, Kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah beberapa kali turun tengahi ini keluhan warga. Jadi tidak ada itu pemerintah tutup mata dan telinga. Hoax itu, ada bukti foto. Saya saksinya. Kami juga rugi waktu deadline karena yang punya pintu pagar sudah menunggu. Lama kita tunda ini pekerjaan,” ujarnya.

“Owner ku juga dipukul. Jadi saya lihat ini tidak murni lagi, ada kepentingan lain,” tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan, sejumlah warga dari RT 01 dan RT 02 RW 03, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, menggelar aksi protes di depan sebuah tempat peleburan aluminium yang berlokasi di wilayah tersebut, Senin (26/8/2024), lalu.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap aktivitas peleburan aluminium yang dianggap telah menyebabkan polusi udara dan berdampak buruk pada kesehatan warga setempat.

Baca juga:  Beri Makanan Gratis, Catering Dzahirah Rinjani Bantu Puluhan Pendamping Pasien di RSUP Wahidin

 

(*)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru
Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya
Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market
Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana
Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana
RSUD Daya Makassar Hadirkan Inovasi GELIAT, Solusi Penanganan dan Pemulangan Pasien Terlantar
Jalur Afirmasi Daerah Unhas: Seleksi Mahasiswa Sebagai Instrumen Pembangunan SDM Sulawesi Tengah
Walikota Munafri Arifuddin Ngopi Santai di Kedai Tujuh Belas Makassar
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:26 WITA

Bukan Sekadar Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Kalaksa BPBD Makassar Dr Fadli Tahar: Merawat Warisan Nilai dari Tanah Barru

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:15 WITA

Plt Dirut PDAM Makassar Dr Andi Syahrum Makkuradde Ngopi di Kedai Tujuh Belas, Sembari Silaturahmi dengan Sahabatnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:23 WITA

Dinsos Makassar Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Melalui Sosial Media Mengenai Anak Kecil Di Mini Market

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:13 WITA

Bukan Sekadar Penandatanganan, BPBD Makassar dan 23 Perguruan Tinggi Langsung Kick Off Gerakan Cetak 23.000 SDM Tangguh Bencana

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:02 WITA

Dirut Elber Paparkan Inovasi Wajah Baru Terminal Daya, SPBU hingga Hub Logistik Masuk Rencana

Berita Terbaru