10 Kota di Indonesia Belajar Bangun Kota Tangguh dari Makassar

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegratim icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – United Cities and Local Governments Asia-Pasific (UCLG ASPAC) melalui proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) menyelenggarakan panel ahli dan pelatihan tematik, di Novotel, Selasa (5/03/2024).

Dengan mengangkat tema “Building City Resilience through Triangular Cooperation” ini dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari perwakilan 10 kota pilot CRIC yakni Bandar Lampung, Cirebon, Samarinda, Banjarmasin, Pekanbaru, Pangkalpinang, Kupang, Mataram, Gorontalo dan Ternate serta Makassar yang menjadi tuan rumah.

Sekretaris Jenderal, UCLG ASPAC, Dr Bernadia Irawati Tjandradewi mengatakan pihaknya memilih kota Makassar sebagai tuan rumah pelaksana dikarenakan adanya kesamaan konsep visi misi yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota Makasar, Moh. Ramdhan Pomanto yakni ingin membangun kota resiliensi yang sombere dan smart city.

ADVERTISEMENT

HOTELPREMIER

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesungguhan itulah yang dilihat pihak CRIC akhirnya memilih Makassar menjadi rujukan tuan rumah.

“Makassar ini punya konsep yang sejalan dengan yang kami bawa. Karenanya Makassar sudah paham betul bagaimana membangun kota agar bisa bertahan terhadap kejadian yang menekan ataupun bencana,” ucapnya.

Baca juga:  Bunda PAUD Makassar Sambangi Dua Sekolah Tinjau Implementasi Hasil Studi Tiru

Seperti bencana banjr, hujan ekstrem, topan badai, puting beliung, kekeringan, urban heat island yang bisa berakibat memperbesar kesenjangan di perkotaan.

“Hal ini menjadikan kota tidak hanya sebagai sumber masalah namun juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi dan membangun ketahanan masyarakat sebagai sumber masalah namun juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi krisis iklim,” ungkapnya.

Ia menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut mulai dari tanggal 5-7 Maret 2024.

Hari pertama dan kedua, seluruh peserta akan mendapatkan wawasan, praktik baik dan pembelajaran dari para ahli yang berasal dari universitas dari dalam dan luar negeri seperti ITB, Unhas, University of Gustav Eiffel, serta berbagai lembaga yang menjadi mitra proyek CRIC yakni pilot4Dev serta AHA Centre.

Tak hanya itu kota-kota yang menjadi peserta ini juga mendapatkan pelatihan guna menerapkan dan mereplikasi tools yang dikembangkan oleh mitra CRIC.

Baca juga:  Wali Kota Danny Apresiasi Event Fajar Fun Run 2022

Sementara, Director Of Research University Of Gustav Eiffel, Prof. Youssef Diab mengungkapkan dialog para ahli dan sesi pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta mengenai tantangan ketahanan dan hubungan antara fase persiapan menghadapi krisis, antisipasi dan manajemen krisis hingga fase rekonstruksi.

“Ini menjadi peluang pertukaran pengetahuan antara negara-negara di utara dan selatan ini sangat menarik sehingga saya tertarik dengan konteks manajemen resiko di Indonesia. Sehingga, pendekatan serta alat yang diusulkan akan mempertimbangkan interdependensi dan respons terhadap berbagai bahaya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, CRIC didirikan pada tahun 2020 merupakan kolaborasi antara UCLG ASPAC dan mitra, bertujuan untuk mempromosikan pembangunan perkotaan berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik dan mitigasi iklim dan adaptasi.

Di Indonesia sendiri sudah ada 10 kota yang menerapkan sistem ketahanan kota yang dibawa oleh CRIC yakni Pekanbaru, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Cirebon, Mataram, Banjarmasin, Samarinda, Gorontalo dan Mataram. (*)

Berita Terkait

Kota Makassar Wakili Sulawesi Selatan pada Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional ke-XV 2024 di Solo
Danny Pomanto Diskusi Bersama Menteri Tito dan AHY tentang Kebijakan Pemda Terhadap Air di 10th WWF 2024
Fokus Tingkatkan Tata Kelola Manajemen Risiko, PJ Sekda Terima Kunjungan Asitensi BPKP Sulsel
Walikota Makassar Danny Pomanto Hadiri Pelantikan PJ Gubernur Sulsel Prof Zudan di Jakarta
Ketua Dekranasda Makassar Silaturahmi Bersama BPW KKSS Jawa Tengah di Solo
Indira Yusuf Ismail Kenalkan Produk Kerajinan Sulsel ke Iriana Jokowi
Keren! Laporan Keuangan Pemkot Makassar 2023 Peroleh Predikat WTP dari BPK Sulsel
Semarak! Danny Pomanto, Kapolrestabes dan Daeng Uki Buka Turnamen Kapolrestabes Cup 2024

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Srikandi PLN Kenalkan Energi Bersih Sejak Dini

Senin, 20 Mei 2024

Hindari Pelanggaran dan Musibah Kebakaran, Begini Tips PLN untuk Pemakaian Listrik Secara Benar

Minggu, 19 Mei 2024

Dirut PLN Tinjau Posko Utama Kelistrikan KTT WWF, Pastikan Seluruh Sistem Kelistrikan di Bali Andal

Sabtu, 18 Mei 2024

PLN Gelar Apel Siaga Kelistrikan, Pastikan Keandalan Pelayanan KTT WWF 2024 di Bali

Jumat, 17 Mei 2024

Kawal Kunjungan Kerja Presiden RI di Sulawesi Tenggara, PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Kamis, 16 Mei 2024

Lalui Berbagai Tantangan, Ini Kiprah Srikandi PLN dalam Memulihkan Pasokan Listrik di Kabupaten Luwu Akibat Bencana Longsor dan Banjir

Rabu, 15 Mei 2024

Tingkatkan Kapabilitas, Srikandi PLN Adakan Public Speaking Class

Kamis, 9 Mei 2024

Pasokan Listrik di Wajo, Pinrang dan Enrekang 100 Persen Pulih, Kini PLN Turunkan Tim Bantuan Guna Percepat Pemulihan di Luwu

Berita Terbaru