MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Kelurahan PAI telah memulai kegiatan belajar mengajar di Rumah Singgah Balla Barakka Kontainer Terpadu Makassar pada Rabu, 07 Juni 2023.
Program ini merupakan upaya untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan formal.
Sebelumnya, Lurah Pai, Firman Jamaluddin S.STP, secara resmi membuka program belajar mengajar di Rumah Singgah Balla Barakka pada hari Selasa, 06 Juni 2023.
Dalam kesempatan tersebut, Lurah PAI memberikan motivasi kepada anak-anak yang sebelumnya putus sekolah agar tetap bersemangat dalam mengejar ilmu dan tak menyerah untuk mencapai kesuksesan.
Program belajar mengajar di Rumah Singgah Balla Barakka ini direncanakan akan berlangsung selama 2 kali dalam seminggu.
Anak-anak akan mendapatkan pengajaran dari pengajar sukarela yang merupakan Pj. Ketua RT. 005 RW. 002, yang dengan tulus ingin berkontribusi dalam pendidikan anak-anak di wilayah kelurahan PAI.
Rumah Singgah Balla Barakka dipilih sebagai lokasi kegiatan belajar mengajar karena fasilitasnya yang memadai dan dapat menampung anak-anak dengan nyaman.
Selain itu, lokasinya yang strategis memungkinkan akses mudah bagi peserta belajar dari berbagai daerah sekitar.
Kegiatan belajar mengajar di Rumah Singgah Balla Barakka ini mendapat sambutan positif dari warga dan orang tua murid.
Mereka menganggap inisiatif ini sebagai upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah kelurahan PAI.
Selain materi pelajaran umum, program ini juga menyediakan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi anak-anak. Beberapa kegiatan tersebut termasuk olahraga, seni, dan berbagai aktivitas kreatif lainnya.
Tidak hanya belajar di dalam kelas, anak-anak juga diajak untuk belajar di lingkungan sekitar untuk mengenal lebih dekat potensi alam dan budaya daerah mereka.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta terhadap tanah kelahiran dan memperkuat identitas kebangsaan mereka.
Pemerintah kelurahan PAI berharap, melalui program belajar mengajar di Rumah Singgah Balla Barakka ini, dapat mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi perkembangan anak-anak.








































