Dua Korban Meninggal dalam Kebakaran Rumah Kontrakan di Mamajang, BPBD Makassar Lakukan Penanganan Terpadu

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Jalan Tanjung Alang, RT 003/RW 006, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kamis (23/7) sekitar pukul 19.02 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka bakar, serta menyebabkan dua unit rumah kontrakan terdampak.

Berdasarkan asesmen awal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, api pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara kaca jendela pecah akibat tingginya suhu panas dari salah satu kamar kos. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

Data sementara menunjukkan satu unit rumah kontrakan mengalami rusak berat dan satu unit lainnya mengalami rusak sedang. Sebanyak lima kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.

Korban meninggal dunia masing-masing atas nama Dg. Fuji (57) dan Ariani (47), sementara Aldi Muslim (27) mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga:  Sukseskan Pemilu Musim di Hujan, BPBD Makassar Siap Antar Warga ke TPS pakai Perahu Karet

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta memastikan seluruh unsur pemerintah bergerak cepat memberikan penanganan darurat.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Keselamatan warga menjadi prioritas utama. BPBD bersama seluruh unsur terkait bergerak cepat melakukan evakuasi, asesmen, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Setelah masa tanggap darurat, kami juga akan melaksanakan pendampingan recovery, mulai dari bantuan logistik, rehabilitasi, rekonstruksi hingga layanan dukungan psikososial apabila diperlukan,” ujar Fadli Tahar.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar dengan mengerahkan 12 armada dan 42 personel. BPBD Makassar bersama Damkarmat turut melakukan evakuasi korban, sementara posko darurat didirikan di Kontainer Kelurahan Sambung Jawa untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Baca juga:  Sukseskan Pemilu Musim di Hujan, BPBD Makassar Siap Antar Warga ke TPS pakai Perahu Karet

Kebutuhan mendesak yang telah diidentifikasi meliputi tenda terpal, family kit, first aid kit, sarung, dan selimut.

Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur, antara lain Camat Mamajang, BPBD Kota Makassar, Damkarmat, TNI, Polri, Dinas Sosial, PMI, pemerintah kelurahan, serta perangkat RT dan RW.

BPBD Kota Makassar memastikan asesmen akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan. Seluruh tahapan penanganan, mulai dari bantuan kedaruratan hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, akan dilakukan secara terpadu agar warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Sukseskan Pemilu Musim di Hujan, BPBD Makassar Siap Antar Warga ke TPS pakai Perahu Karet

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WITA

Dua Korban Meninggal dalam Kebakaran Rumah Kontrakan di Mamajang, BPBD Makassar Lakukan Penanganan Terpadu

Jumat, 12 Januari 2024 - 16:42 WITA

Sukseskan Pemilu Musim di Hujan, BPBD Makassar Siap Antar Warga ke TPS pakai Perahu Karet

Berita Terbaru