Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO Hasil riset perguruan tinggi akan memberikan makna yang lebih besar ketika mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Berangkat dari semangat tersebut, tim pengabdian Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi berbasis pangan fungsional yang tidak hanya mendukung peningkatan kualitas hidup penyandang diabetes melitus, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Melalui Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPMU-PPUPIK) Tahun 2026 yang didanai Hibah Internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin, tim pengabdian FKM Unhas melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Puskesmas Kassi-Kassi, Kota Makassar, Sabtu (20/6).

Kegiatan melibatkan kader kesehatan serta peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Diabetes Melitus sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan edukasi kesehatan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Program ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pendampingan yang telah dimulai melalui pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kadar gula darah peserta Prolanis. Tahapan tersebut menjadi dasar pemantauan kondisi kesehatan sekaligus penyusunan intervensi berbasis kebutuhan peserta.

Mengusung tema “Pemberdayaan Pembuatan Produk Jus Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) untuk Penurunan Kecemasan Pasien Diabetes Melitus pada Kelompok Prolanis di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar,” kegiatan ini menjadi wujud hilirisasi hasil penelitian Universitas Hasanuddin agar dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat. Inovasi yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga dirancang memiliki nilai tambah ekonomi melalui pengembangan produk pangan fungsional.

Baca juga:  Unhas Siapkan Fasilitas Pendampingan pada Peserta Disabilitas di UTBK 2025

Kegiatan dibuka oleh Kepala Puskesmas Kassi-Kassi yang diwakili Kepala Tata Usaha, Anwar Ganing, S.Kep., Ns., M.Adm.Kes. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Universitas Hasanuddin dan Puskesmas Kassi-Kassi dalam menghadirkan program yang mengintegrasikan peningkatan derajat kesehatan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak inovasi hasil penelitian perguruan tinggi yang dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Ketua Tim Pengabdian, Prof. Dr. Ida Leida M., SKM., M.KM., MSc.PH, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Hasanuddin dalam menghilirisasikan hasil riset agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, melainkan mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

“Produk yang kami perkenalkan telah melalui kajian ilmiah, pengujian laboratorium, serta uji keamanan pangan. Harapannya, inovasi ini tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup penyandang diabetes melitus, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai produk usaha yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Dengan demikian, hasil penelitian Universitas Hasanuddin benar-benar menghadirkan manfaat yang berkelanjutan,” jelas Prof. Ida Leida.

Sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat, peserta memperoleh pelatihan kewirausahaan yang disampaikan oleh Rianda Ridho Hafizh Thaha, S.E., MBA. Materi yang diberikan meliputi pengembangan usaha mikro, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan sederhana, hingga peluang kemitraan bersama Universitas Hasanuddin dalam pengembangan produk berbasis inovasi kampus.

Peserta juga mengikuti pelatihan produksi Jus Belimbing Wuluh yang dipandu oleh St. Hartini Djalil, S.Gz., M.Si. Melalui sesi praktik, peserta mempelajari proses pemilihan bahan baku, teknik pengolahan yang higienis, pengemasan produk, hingga penerapan standar mutu dan keamanan pangan. Antusiasme peserta terlihat selama praktik berlangsung, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap pengembangan produk pangan fungsional yang berpotensi menjadi usaha rumah tangga.

Baca juga:  Unhas Gelar Workshop PPID Fakultas dan Keterbukaan Informasi Publik 2025

Program ini turut melibatkan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa berperan dalam pendampingan peserta, edukasi kesehatan, dokumentasi kegiatan, serta monitoring dan evaluasi program sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian PPMU-PPUPIK Tahun 2026, tim pengabdian akan melaksanakan kunjungan lanjutan dalam beberapa bulan mendatang. Tahap ini difokuskan pada monitoring dan evaluasi untuk mengukur perubahan pengetahuan, perilaku kesehatan, keterampilan peserta dalam memproduksi Jus Belimbing Wuluh, serta peluang pengembangannya sebagai sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

Melalui pendekatan yang mengintegrasikan inovasi kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan hilirisasi hasil penelitian, Universitas Hasanuddin terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan solusi berbasis sains bagi masyarakat. Program ini menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi kampus dapat melampaui ruang laboratorium dan publikasi ilmiah, kemudian tumbuh menjadi produk yang memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

 

 

(kdp)

Baca berita lainnya Bangsaku.co di Google News

Berita Terkait

Buah Kerja Keras dan Doa Orang Tua, Audry Aisyah Pratiwi Raih Gelar Ners Cum Laude di Unhas
Melalui SPPG di Kampus, Unhas Tampilkan Smart Practice Penyiapan Gizi
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Rektor Unhas Tegaskan Peran Kampus dalam Menjaga Nilai Kebangsaan
Bangku Kastrad HIMAKAHA Unhas, Dosen Hukum Unhas Muslim Haq Bekali Mahasiswa Teknik Advokasi Isu Strategis
Sri Asmidar Asmiddin Raih Gelar Doktor Bidang Administrasi Publik di Unhas
Unhas dan Stanford University Hadirkan Pameran Kesehatan Lingkungan di Kecamatan Tallo Kota Makassar
Momentum Wisuda Unhas Periode Mei 2026, Lulusan Terbaik Terima Penghargaan Universitas

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:02 WITA

Hilirisasi Riset FKM Unhas Berdayakan Penyandang Diabetes melalui Inovasi Jus Belimbing Wuluh Bernilai Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Buah Kerja Keras dan Doa Orang Tua, Audry Aisyah Pratiwi Raih Gelar Ners Cum Laude di Unhas

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:15 WITA

Melalui SPPG di Kampus, Unhas Tampilkan Smart Practice Penyiapan Gizi

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:55 WITA

Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:59 WITA

Peringati Hari Lahir Pancasila, Rektor Unhas Tegaskan Peran Kampus dalam Menjaga Nilai Kebangsaan

Berita Terbaru

Uncategorized

Kamis, 25 Jun 2026 - 18:50 WITA