Drone Penebar Benih Padi Karya Sivitas Akademik Unhas Siap Dukung Modernisasi Pertanian Nasional

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BANGSAKU.CO – Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin melalui Laboratorium Mekatronika dan Robotika Departemen Teknik Mesin menunjukkan kiprahnya dalam pengembangan inovasi teknologi terapan, dengan meluncurkan produk unggulan hasil riset Rice Seed Spreading Drone (Drone Penyebar Benih Padi).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 Wita, di Pelataran GOR JK Arenatorium, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Minggu (02/11). Turut hadir, Rektor Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., beserta para pimpinan lingkup Unhas dan tamu undangan lainnya.

Prof. JJ menyampaikan, keberhasilan drone tersebut mendapat perhatian dari industri dan pemerintah. Kementerian terkait bahkan telah menyatakan rencana untuk melakukan pembelian hingga 1.000 unit drone karya Unhas sebagai bagian dari program modernisasi pertanian nasional.

Menurut Prof JJ, langkah ini menjadi pengakuan terhadap kualitas dan kemandirian inovasi teknologi yang dihasilkan oleh universitas. Dirinya menambahkan, bahwa peluncuran produk inovasi ini menjadi simbol kemajuan dan kepercayaan terhadap kemampuan fakultas di Unhas.

“Sudah saatnya kita memberikan kepercayaan penuh kepada seluruh fakultas. Kita memiliki potensi besar untuk melahirkan karya yang berdampak. Ini simbol bahwa Unhas terus melaju menjadi kampus yang memberi manfaat luas bagi bangsa,” jelas Prof JJ.

Baca juga:  Berkunjung ke Unhas, Kapolda Sulsel Tegaskan Kolaborasi untuk Kampus Aman

Dr. Eng. Ir. Andi Amijoyo Mochtar, ST., M.Eng., selaku Ketua Tim pengembangan _Rice Seed Spreading Drone_ menjelaskan, drone yang dibuat dirancang khusus untuk membantu petani dalam proses penyebaran benih padi secara efisien, presisi, dan hemat tenaga. Teknologi ini hadir sebagai solusi modern untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam proses penyebaran benih di lahan pertanian.

Drone penyebar benih padi memiliki sistem GPS berpresisi tinggi yang mampu memastikan jalur terbang akurat dan distribusi benih yang merata. Dilengkapi dengan tangki benih berkapasitas besar, alat ini dapat mencakup area tanam yang luas dengan pengoperasian yang sederhana dan otomatis.

“Kami mengembangkan sistem penaburan berbaris dan berjarak pertama di Indonesia. Jarak antarbaris diatur sekitar 25 cm dengan kecepatan drone 2–3 km/jam. Hasilnya, pola tanam menjadi rapi dan pertumbuhan tanaman lebih seragam,” jelas Dr. Ami.

Selain itu, Dr. Ami menambahkan, sistem operasinya dirancang mudah digunakan dengan kontrol otomatis, sehingga petani dapat mengoperasikannya tanpa perlu pengetahuan teknis yang mendalam. Drone ini juga menggunakan baterai berdaya tahan lama untuk mendukung waktu terbang yang lebih panjang, meningkatkan efisiensi kerja di lapangan.

Baca juga:  Demokrasi yang Lebih Baik: Unhas Gelar Workshop Pemilu Adil dan Representatif

Dari segi konstruksi, drone ini memiliki desain kokoh dan tahan lama, dibuat dengan material kuat yang mampu bertahan di kondisi medan yang berat maupun cuaca ekstrem. Penerapan dan pengujian menunjukkan bahwa drone ini dapat bekerja efektif dalam distribusi benih padi di berbagai kondisi lahan. Inovasi ini diharapkan dapat membantu petani dalam menghemat tenaga, mengurangi biaya tenaga kerja, serta meningkatkan hasil panen secara signifikan.

“Prototipe drone ini telah diuji coba di Pattallassang, Kabupaten Gowa, bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Unhas. Hasilnya, kelompok tani menyambut positif penerapan teknologi tersebut karena mampu meningkatkan efisiensi waktu dan ketepatan sebaran benih. Inovasi ini juga mendapatkan pendanaan penuh dari mitra perusahaan untuk pengembangan lanjutan,” tambah Dr. Ami.

Selain drone untuk menanam benih pagi, Tim Pengembangan Unhas juga mengembangkan inovasi drone untuk kebutuhan pemangkasan pohon kelapa sawit. Inovasi kini telah dilirik oleh salah satu entitas di Hawaii Amerika Serikat, yang telah berkomitmen untuk menggunakan inovasi Fakultas Teknik Unhas di negara bagian tersebut.

 

(*/mir)

Berita Terkait

Melalui SPPG di Kampus, Unhas Tampilkan Smart Practice Penyiapan Gizi
Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Rektor Unhas Tegaskan Peran Kampus dalam Menjaga Nilai Kebangsaan
Bangku Kastrad HIMAKAHA Unhas, Dosen Hukum Unhas Muslim Haq Bekali Mahasiswa Teknik Advokasi Isu Strategis
Sri Asmidar Asmiddin Raih Gelar Doktor Bidang Administrasi Publik di Unhas
Unhas dan Stanford University Hadirkan Pameran Kesehatan Lingkungan di Kecamatan Tallo Kota Makassar
Momentum Wisuda Unhas Periode Mei 2026, Lulusan Terbaik Terima Penghargaan Universitas
Siswa Asal Pinrang Pembobol Sistem Keamanan NASA Mantapkan Pilihan Kuliah di Unhas

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:15 WITA

Melalui SPPG di Kampus, Unhas Tampilkan Smart Practice Penyiapan Gizi

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:55 WITA

Unhas Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Prima Tenaga Kependidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:59 WITA

Peringati Hari Lahir Pancasila, Rektor Unhas Tegaskan Peran Kampus dalam Menjaga Nilai Kebangsaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:38 WITA

Bangku Kastrad HIMAKAHA Unhas, Dosen Hukum Unhas Muslim Haq Bekali Mahasiswa Teknik Advokasi Isu Strategis

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WITA

Sri Asmidar Asmiddin Raih Gelar Doktor Bidang Administrasi Publik di Unhas

Berita Terbaru

NASIONAL

Heboh! Emak-emak Berlarian Demi Tabung Gas Melon 3 Kg

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:04 WITA