Garda Indonesia Protes Potongan Aplikasi Ojol yang Mencapai 30 Persen

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Garda Indonesia Protes Potongan Aplikasi Ojol yang Mencapai 30 PersenGarda Indonesia Protes Potongan Aplikasi Ojol yang Mencapai 30 Persen. 

Keterangan Foto : Garda Indonesia Protes Potongan Aplikasi Ojol yang Mencapai 30 PersenGarda Indonesia Protes Potongan Aplikasi Ojol yang Mencapai 30 Persen. 

BANGSAKU.CO – Asosiasi ojek online (ojol) Garda Indonesia mengungkapkan protes terhadap potongan yang diterapkan oleh aplikasi Gojek dan Grab, yang mencapai 30 persen. Mereka menilai angka tersebut tidak manusiawi dan semakin memberatkan para pengemudi ojek online, yang sering disebut sebagai ‘pasukan hijau’.

Ketua Umum Garda Indonesia, Igun Wicaksono, menyatakan bahwa potongan biaya aplikasi yang terlalu besar menunjukkan arogansi perusahaan yang sudah berada pada tingkat yang memprihatinkan.

Ia menegaskan bahwa angka potongan tersebut bertentangan dengan hukum yang berlaku.

“Berulang kali kami protes keras atas potongan biaya aplikasi yang sudah sangat tidak manusiawi dan melanggar regulasi yang tercantum dalam Kepmenhub KP nomor 1001 tahun 2022, di mana potongan aplikasi maksimal 20 persen,” ujar Igun dikutip dari detikOto, pada Selasa (14/1/2024).

Baca juga:  PLN Sosialisasikan Aplikasi PLN Mobile dan Promo Tambah Daya 50% kepada Komunitas Pengemudi Mobil Online

“Namun, fakta yang terjadi di lapangan, potongan aplikasi yang diterapkan dua perusahaan besar melebihi 20 persen, bahkan hingga lebih dari 30 persen. Namun, tidak ada tindak lanjut sanksi dari regulator atau dari Kementerian Perhubungan,” tambahnya.

Igun juga mempertanyakan peran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam menegakkan aturan terhadap aplikator yang melanggar ketentuan potongan biaya. Ia menegaskan bahwa Kemenhub seharusnya mengambil tindakan tegas.

“Pertanyaan kami? Ke mana Kemenhub yang seharusnya bisa menindak tegas siapa pun yang melanggar regulasi yang dibuat oleh lembaganya, Kementerian Perhubungan,” tuturnya.

“Apakah Menteri Perhubungan sampai tidak berdaya untuk dapat tegas kepada perusahaan aplikator besar yang seakan berkuasa melebihi kewenangan Menteri Perhubungan sebagai pembuat regulasi,” tambahnya.

Baca juga:  Dikritik Rapat di Hotel Mewah saat Pemerintah Gencar Efisiensi Anggaran, Begini Jawaban DPR

Sebagai informasi, tuntutan untuk menurunkan tarif aplikasi telah disuarakan oleh para pengemudi ojek online sejak tahun lalu. Bahkan, dalam demonstrasi besar yang diadakan di Jakarta pada September 2024, protes terkait isu ini telah disampaikan.

“Hak rekan-rekan kami dipotong hingga melebihi regulasi dan akhirnya pendapatan berkurang. Hal ini akan berbahaya bagi keselamatan rekan-rekan kami yang beroperasional di jalan akibat potongan yang besar,” kata dia.

(*)

Berita Terkait

Viral! Bupati Bangka Selatan Joget Sound Horeg Bareng Paskibra
Viral Presiden Prabowo Tegur Paspampres Gegara Tepis Tangan Jenderal di Indo Defence 2025
Viral Presenter TV dengan Celetukan Satirnya, Dinilai Merusak Bangsa Oleh Gerakan Pemuda Ini
Viral Kakek Tandai Anak-anak dengan Spidol untuk Cegah Pemberian THR Ganda
Viral Komunitas Wanita di Ponorogo Bentuk ‘Persatuan Burgundy Seluruh Indonesia’
Anggota DPR RI Soal Orang Demo, Bikin Netizen Geram
Viral! Momen Wisuda Buya Yahya Raih Gelar Sarjana Psikologi di UNISSULA
Dikritik Rapat di Hotel Mewah saat Pemerintah Gencar Efisiensi Anggaran, Begini Jawaban DPR

Berita Terkait

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:16 WITA

Viral! Bupati Bangka Selatan Joget Sound Horeg Bareng Paskibra

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:07 WITA

Viral Presiden Prabowo Tegur Paspampres Gegara Tepis Tangan Jenderal di Indo Defence 2025

Senin, 7 April 2025 - 12:17 WITA

Viral Presenter TV dengan Celetukan Satirnya, Dinilai Merusak Bangsa Oleh Gerakan Pemuda Ini

Rabu, 2 April 2025 - 13:30 WITA

Viral Kakek Tandai Anak-anak dengan Spidol untuk Cegah Pemberian THR Ganda

Rabu, 2 April 2025 - 12:35 WITA

Viral Komunitas Wanita di Ponorogo Bentuk ‘Persatuan Burgundy Seluruh Indonesia’

Berita Terbaru

NASIONAL

Heboh! Emak-emak Berlarian Demi Tabung Gas Melon 3 Kg

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:04 WITA