Pengamat Nilai Konflik Jokowi-Megawati Nyaris Tak Ada Obatnya

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGSAKU.CO – Hubungan antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dinilai tidak sederhana dan sangat rumit.

“Konflik keduanya sepertinya sangat dalam yang nyaris tak ada obatnya. Apalagi keduanya sempat bersama puluhan tahun dan kemudian berakhir tragis,” kata Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno kepada RMOL, Selasa 1 April 2025.

Sehingga, kata Adi, jika ada upaya menyatukan keduanya maka kemungkinan itu akan sulit diwujudkan.

“Secara politik memang rumit mencari solusi bagaimana keduanya bisa rujuk politik kembali. Jadi, upaya-upaya mendamaikan Jokowi dan Mega terlihat membentur tembok,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.

Namun demikian, Presiden RI Prabowo Subianto terlihat terus mengupayakan agar Jokowi dan Megawati kembali berhubungan baik. Itu setidaknya dapat dilihat dari sejumlah acara kenegaraan di mana Prabowo mencoba melibatkan Jokowi maupun Megawati.

Baca juga:  Pengamat: Pemerintahan Munafri–Aliyah Efektif, Kinerja Diakui Nasional dan Kepuasan Publik Tinggi

“Misalnya dalam acara-acara penting kenegaraan, misalnya seperti launching Danantara, Prabowo undang semua mantan presiden. Itu artinya, bagi Prabowo momen-momen kebangsaan menjadi ajang untuk menyatukan antar elite yang selama ini ada sumbatan politik,” demikian Adi.

 

(rmol)

Baca berita Bangsaku.co di Google News

 

Berita Terkait

Pengamat Sebut Diskresi IAS Hanya Buka Jalan Maju, Bukan Jaminan Menang di Musda Golkar Sulsel
Diskresi DPP untuk IAS Jadi Sorotan, Kader Golkar: Itu Izin Bertarung, Bukan Tiket Kemenangan
Breaking News : Salman Alfariz Karsa Sukardi Aklamasi Pimpin DPC PPP Makassar, MUSCAB IX Berjalan Mulus
Jelang Muswil Golkar Sulsel, Pengamat Politik Dr Hasrullah Nilai Munafri Arifuddin sebagai Generasi Baru dan Telah Membuktikan Petarung
Pengamat Politik Unhas Nilai Tiga Kandidat Golkar Sulsel Punya Peluang, Appi Disebut sebagai Generasi Baru Petarung Partai
Usai Viral, DPP PDIP Pecat Anggota DPRD Gorontalo yang Bilang Mau Rampok Uang Negara
DPR RI Harap Kebijakan Tepat Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Ganjar: Tak Boleh ada ‘Matahari Kembar’ 

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:59 WITA

Pengamat Sebut Diskresi IAS Hanya Buka Jalan Maju, Bukan Jaminan Menang di Musda Golkar Sulsel

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:57 WITA

Diskresi DPP untuk IAS Jadi Sorotan, Kader Golkar: Itu Izin Bertarung, Bukan Tiket Kemenangan

Senin, 27 April 2026 - 14:31 WITA

Breaking News : Salman Alfariz Karsa Sukardi Aklamasi Pimpin DPC PPP Makassar, MUSCAB IX Berjalan Mulus

Sabtu, 1 November 2025 - 20:26 WITA

Jelang Muswil Golkar Sulsel, Pengamat Politik Dr Hasrullah Nilai Munafri Arifuddin sebagai Generasi Baru dan Telah Membuktikan Petarung

Sabtu, 1 November 2025 - 20:17 WITA

Pengamat Politik Unhas Nilai Tiga Kandidat Golkar Sulsel Punya Peluang, Appi Disebut sebagai Generasi Baru Petarung Partai

Berita Terbaru