PLN Segera Gunakan “AMI” Tahun Ini, Meteran Canggih yang Bikin Pelanggan Bisa Monitor Penggunaan Listrik Secara Realtime

Senin, 12 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegratim icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, BANGSAKU.CO – PT PLN (Persero) terus melakukan transformasi melalui inovasi untuk meningkatkan pelayanan tenaga listrik di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mulai mengimplementasikan smart meter berbasis Advanced Metering Infrastructure (AMI). Alat pengukur penggunaan listrik ini dilengkapi sistem komunikasi digital yang lebih canggih, akurat dan berkualitas.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa dengan implementasi smart meter AMI membuat kenyamanan pelanggan semakin meningkat. Dengan smart meter AMI para pelanggan bisa mengetahui profil beban sekaligus tagihan listrik berjalan secara realtime melalui aplikasi PLN Mobile.

PDAM

“Dengan smart meter AMI, pelanggan bisa memantau penggunaan listrik secara realtime melalui aplikasi PLN Mobile, tidak perlu menunggu tagihan di akhir bulan. Dengan begitu, pelanggan dapat mengendalikan penggunaan energi dan rekening tagihan listrik sesuai kebutuhan. Artinya, semua semakin mudah karena dapat dikendalikan hanya dalam satu genggaman,” ucap Darmawan.

ADVERTISEMENT

HOTELPREMIER

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggunaan smart meter AMI membuat pola layanan juga lebih fleksibel karena pelanggan bebas memilih layanan pascabayar atau prabayar. Selain itu, PLN dapat mempercepat recovery time apabila terjadi gangguan listrik dikarenakan dapat terdeteksi oleh sistem secara realtime.

Baca juga:  PSM Day, Hotel Premier Makassar Buka Layar Nobar PSM VS Bhayangkara FC Sore ini

“Oleh karena itu, kami akan melaksanakan program pembaruan kWh meter yang terpasang di rumah pelanggan menjadi smart meter AMI. Program ini gratis. Pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya,” jelas Darmawan.

Melalui penggunaan smart meter AMI, pembacaan meter yang sebelumnya dilakukan secara manual (door to door) oleh petugas, kini bisa dilakukan secara digital, sehingga lebih akurat serta privasi pelanggan akan lebih terjaga.

“Penerapan smart meter berbasis AMI ini membawa banyak manfaat. Pembacaan data meter secara real time dan dilakukan dari jarak jauh sehingga tidak diperlukan lagi pembacaan meter ke lokasi. Dengan demikian privasi pelanggan juga lebih terjaga,” papar Darmawan.

Petugas hanya akan datang ke rumah pelanggan untuk melakukan pemeliharaan atau pengecekan fisik apabila ditemukan data anomali atau gangguan pada media komunikasi dan smart meter.

Ditargetkan pada akhir tahun 2023 program ini akan dilaksanakan bagi 1.217.256 pelanggan secara bertahap dan mencakup beberapa daerah seperti di Jawa Timur (Sidoarjo), Jawa Tengah (Magelang), Jawa Barat (Bandung), Jakarta, Banten, Bali, Medan, dan Makassar mulai bulan Juni 2023.

PLN sudah memulai penelitian dan uji coba smart meter AMI ke pelanggan di sejumlah lokasi. Jumlah pelanggan yang sudah menggunakan smart meter berbasis AMI hingga saat ini sudah sebanyak 103.615 pelanggan.

Baca juga:  Semarak Hari Raya Idul Fitri Dari The Rinra Makassar Hadirkan Berbagai Promo Lebaran

Menurut Darmawan sejumlah negara yang sudah menerapkan smart meter AMI terbukti mampu menghemat penggunaan energi dan menekan biaya operasional untuk pengecekan meter secara langsung. Di Austria misalnya, penerapan AMI tercatat mampu menghemat energi hingga 55% dan menghemat biaya operasional hingga 19%. Sementara Belanda mampu menghemat 15% energi, dan menekan biaya operasional hingga 15%.

Darmawan menambahkan, produk smart meter berbasis AMI juga tidak hanya bermanfaat untuk kelistrikan, namun bisa dikembangkan untuk bisnis beyond kWh.

“AMI juga bisa dikembangkan ke produk beyond kWh, mulai dari energi baru terbarukan, kendaraan listrik, internet, teknologi pertanian, perangkat smart home, smart prepayment,” tutur Darmawan.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin mencatat program tersebut akan dilaksanakan juga di Kota Makassar bagi 105.404 pelanggan secara bertahap mulai bulan Juni 2023.

 

(*)

Berita Terkait

Hotel Premier Makassar Tawarkan Promo Menarik untuk Para Tamu Ada Manggo Sparkling dan Affogatto Latte
Hotel Premier Makassar Tawarkan Promo JUNEnjoy di Bulan Juni
Hotel Premier Makassar Ikuti Makassar Travel Fair 2024 di Surabaya
Hotel Premier Makassar Perkenalkan Minuman Baru ‘Thai Coffee Premier’
Hotel Premier Makassar Hadirkan Paket Spesial Halal Bihalal
Hotel Premier Makassar Tawarkan Aplous di Bulan April, hanya Rp 334.000 /Malam
Dari Jalanan Kota hingga Hutan Belantara: Temukan Husador, Pakaian Serbaguna Anda
Hotel Premier Makassar Hadirkan Penawaran Ramadhan 1445 Hijriah

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024

Wawancara dengan Tim Penyusun Panduan Pembangunan Daerah Prabowo-Gibran, Danny Pomanto Usul Pendataan Program Makan Gratis Berbasis RT/RW

Senin, 22 Juli 2024

Indira Yusuf Ismail Kenalkan Produk UMKM Makassar ke Iriana Jokowi dan Wury Ma’ruf Amin

Minggu, 21 Juli 2024

Di PLN Mobile Herald Run, Danny Ajak Media Cerdaskan Masyarakat dengan Konten Berkualitas

Minggu, 21 Juli 2024

Indira Yusuf Ismail Dorong Perempuan di Makassar Berdaya dan Wujudkan Pengurusutamaan Gender

Sabtu, 20 Juli 2024

Ilham Azikin Akui Kepemimpinan Danny Pomanto

Sabtu, 20 Juli 2024

Danny Pomanto: Purna Praja Beri Kontribusi Positif untuk Pembangunan Kota Makassar

Jumat, 19 Juli 2024

Lampaui Target, Total Investasi di Kota Makassar Capai Rp 5,89 T

Jumat, 19 Juli 2024

Danny Pomanto Komitmen Perkuatan dan Pembenahan Digitalisasi Kepegawaian Daerah

Berita Terbaru